CILEGON, SSC – Sopir Bus ALS yang menabrak Truk Trailer (Kontainer) menewaskan 5 penumpang bus di Jalan Tol Tangerang-Merak Kilometer 94, Kota Cilegon, Selasa (17/3/2020). Sebelum kejadian diketahui bus ALS diduga melakukan aksi kebut-kebutan dengan bus lainnya.
Peristiwa itu mengakibatkan seorang anak, Salsa, Sawiyah (57), Muhamad Ridwan Syah alias Mamad (kernet), Anwar Sahuri alias Theo (kernet) dan Widodo meninggal dunia.
Sementara 4 penumpang lainnya yang mengalami luka yakni Anni Ritonga (51), Rohimah, (22), Maison Purba, (41) dan Wijianti (40).
Baca : Lima Penumpang Bus ALS Tewas di Tol Merak, Sopir Kabur
Kasubdit Gakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Kusharyanto mengatakan, kronologis laka tol awalnya terjadi saat bus ALS akan menyalip truk trailer namun bersmaaan dengan itu dari arah belakang ada sebuah bus langsung menabrak sebelah kanan belakang bus ALS. Akhirnya karena bus ALS belum sempat keluar dari belakang truk trailer kemudian langsung menyodok kanan belakang truk.
Laju bus dengan kecepatan tinggi saat itu membuat kecelakaan hebat hantam belakang truk. Penumpang dalam bus itu kemudian terloncat keluar bus dan meninggal dunia di lokasi kejadian
“Jadi kejadian ini membawa korban meninggal dunia lima orang. Kemudian yang lainnya luka-luka ringan, yang empat disini dirawat di RS Krakatau Medika,” ujarnya.
Pasca kejadian, bus yang diduga ngebut dengan bus ALS sempat berhenti di depan truk trailer namun kemudian kabur.
Baca juga : Bus ALS Kebut-kebutan di Tol Merak, 5 Penumpang Tewas
Ia menduga penyebab laka kedua bus karena melakukan aksi kebut-kebutan di tol. Dari olah TKP, kedua bus pada kecelakaan itu melaju dengan kecepatan tinggi dan mengakibatkan penumpang keluar bus dan kondisi bus rusak parah.
“Iya (ugal-ugalan), kesannya begitu,” tuturnya.
“Diperkirakan Kecepatan 80 (Km/Jam). Karena meilhat benturan sampai penumpang di dalam bus bisa keluar. Kemudian saya lihat di TKP tadi, bekas kaca bus ALS, kaca kiri pecah luar biasa,” sambungnya.
Pihaknya meminta agar sopir bus yang ngebut dengan Bus ALS menyerahkan diri. Begitupun sopir Bus ALS sebelumnya kabur untuk menyerahkan diri kepada pihak kepolsiian.
“Saya mohon kepada sopir bus yang tadi, yang tidak diketahui identitasnya untuk segera menyerahkan diri. Termasuk sopir bus ALS. Sopir bus ALS meninggalkan tempat,” tegasnya. (Ronald/Red)

