20.1 C
New York
Rabu, Mei 13, 2026
BerandaPemerintahanInstruski Terkait Covid-19 Diabaikan, Pemkot Cilegon Lakukan Penyuluhan Keliling

Instruski Terkait Covid-19 Diabaikan, Pemkot Cilegon Lakukan Penyuluhan Keliling

-

CILEGON, SSC – Pemerintak Kota Cilegon membuat satu gebrakan dengan melakukan penyuluhan keliling terkait virus corona. Hal itu dilakukan lantaran upaya pencegahan Covid-19 didalam Instruksi Walikota banyak diabaikan.

Dalam penyuluhan keliling yang dilakukan pemkot sedikitnya menurunkan 2 unit mobil BPBD Cilegon serta 8 petugas yang dibagi di 2 kendaraan. Kendaraan dan petugas yang dikerahkan menyasar ke seluruh kecamatan dan kelurahan di Kota Cilegon. Dalam sosialisasi penyakit virus corona, petugas keliling juga menyampaikan bahaya penyakit DBD (Deman Berdarah Dengue).

Imbauan ke masyarakat terkait virus corona diantaranya melakukan perilaku hidup bersih dan sehat, cuci tangan pakai sabun atau hand santitezer. Selanjutnya meminta masyarakat tetap berada di rumah kecuali untuk acara mendesak. Masyarakat juga diminta menghindari keramaian, kerumunan atau tempat berkumpul, menjaga jarak aman dan tidak menyentuh benda/ peralatan/bagian bagunan yang sering banyak dipegang banyak orang fasilitas sosial dan fasilitas umum.

Sosialisasi itu juga seklaigus mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi penyakit DBD. Masyarakat diminta menguras bak mandi, WC, drum, menutup rapat-rapat penampungan air, mengubur/menimbun barang-barang bekas yang dapat menampung air dan mengaftikan kembali 1 rumah 1 jumantik.

Walikota Cilegon, Edi Ariadi mengatakan, pihaknya telah mengimbau untuk tidak melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang. Namun masih banyak ditemukan warga yang berkerumum.

“Kita lihat masih banyak warga yang berkrumuman. Itu kan tidak tidak boleh. Karena dengan kerumunan ini justru sangat berbahaya. Apalagi, tempat hiburan malam (THM) yang mestinya di tutup ini malah buka. Berartikan intruksi walikota diabaikan oleh mereka. Jadi, dengan adanya penyuluhan keliling ini dapat memberikan pemahaman warga Cilegon atas bahaya virus mematikan ini,” katanya kepada awak media usai mencoba mobil keliling di Kantor Walikota Cilegon,” Senin (23/3/2020).

Ditanya kegiatan tersebut dilakukan pemkot dengan tidak pihak Polres Cilegon dan Kodim 0623 Cilegon, Edi membenarkannya. Kegiatan tersebut, sambung mantan Kepala Bappeda Cilegon merupakan kegiatan yang dijalankan Pemkot Cilegon.

“Ini seluruhnya kegiatan atas nama Pemerintah Kota (Pemkot Cilegon). Kalau polres dan kodim kan (kegiatan) mereka, sudah ada,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -DEWAN 2