20.1 C
New York
Selasa, Juni 2, 2026
BerandaPemerintahanPemkot Cilegon Lakukan Social Distancing Lewat Rapat Telecomference

Pemkot Cilegon Lakukan Social Distancing Lewat Rapat Telecomference

-

CILEGON, SSC – Walikota Cilegon Edi Ariadi akan melakukan rapat dengan seluruh pejabat  di Lingkup Pemkot Cilegon, camat, lurah, BUMN dan BUMD di wilayah Cilegon dengan melalui sambungan ‘telecomference’.  Telecomference ini sebagai bentuk pelaksanaan program Social Distancing atau pembatasan sosial.

Penetapan rapat pembatasan pertemuan tersebut akan diperkuat dengan telah dikeluarkanya Surat Edaran (SE) Wali Kota Cilegon Nomor 480/862/Diskominfo perihal penyiapan fasilitas video comference. “Ini merupakan program unggulan DKISS (Dinas Komunikasi Informatika Sandi dan Statistik) Kota Cilegon, terkait pelaksanaan SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik).

“Pelaksanaan rapat melalui telecomferance ini merupakan salah satu upaya kami bersama untuk menangkal penyebaran COVID-19 atau virus Corona melalui penerapan social distancing yang tepat,” kata Kepala DKISS Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra, saat ditemui di ruang rapat Staff Ahli Wali Kota Cilegon, Jumat (27/3/2020).

Ia menegaskan, adanya wabah COVID-19 itu tidak membuat seluruh aktivitas dan pelayanan pada masyarakat menjadi terhenti. Sebaliknya, Pemkot Cilegon berupaya terus bekerja optimal meski menggunakan media komunikasi virtual.

“Hasilnya, kinerja pegawai menjadi lebih cepat, pekerjaan menjadi lebih efektif dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat dan yang paling penting masyarakat tetap dalam kondisi prima dan sehat,” tegasnya.

Menurut Mantan Kadis Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Cilegon, cara kerja telecomference ini dengan memggunakan aplikasi zoom. Di mana aplikasi tersebut menggunakan video.

“Jadi rapatnya nanti lewat video telecomference. Sistemnya bisa pakai komputer, laptop, bahkan HP. Ketika nanti Pak Wali (Edi Ariadi,red) memimpin rapat, semua sudah menggunakan komputer. Sehingga saat rapat, di belakang layar tidak hanya kepala OPD atau camat, tapi hadir pula pejabat struktural. Semua kelihatan hadir dalam rapat,” ujarnya.

Agar penerapan ini maksimal dilakukan, Diskomifo akan terus berupaya agar telekomfrance ini benar-benar dipahami oleh seluruh OPD maupun BUMD dan BUMN di Cilegon.

Pekan ini kami sudah sosialisasi ke seluruh OPD dan camat, bahkan sudah melakukan pelatihan kepada mereka. Insya Allah aplikasi ini mudah digunakan, jadi tidak akan sulit,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -DEWAN 2