CILEGON, SSC – Enam Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terkait virus corona (Covid-19) meninggal dunia dalam waktu seminggu. Pasien yang meninggal dunia ini mayoritas memiliki penyakit bawaan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Selatsunda.com, enam pasien yang meninggal dalam seminggu yakni, 1 warga Pulomerak, 2 warga Citangkil, 2 warga Jombang dan 1 warga Cibeber.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Cilegon, Arriadna menyatakan, keenam PDP yang meninggal ini berdasarkan hasil swab dinyatakan negatif covid-19 meski dari hasil thorax mengarah penyakit corona.
“Dari hasil swab semua negatif. Adapun yang meninggal tersebut akibat penyakit bawaan. Mulai dari penyakit stroke, hipertensi serta penyakit bawaan lainya,” kata Arriadna, Senin (13/4/2020).
Dijelaskannya, pasien yang meninggal setelah dibawa ke rumah sakit kondisinya sudah sangat parah.
“Ini semuanya datang langsung parah di rumah sakit, engga ketahuan. Semua hampir sebagian penyakit bawaan,” jelasnya.
Untuk itu, lanjut Plt Direktur RSUD Cilegon mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama dengan tenaga medis menjadi garda terdepan dalam melawan wabah Covid-19.
Masyarakat diminta untuk menjalankan dan mematuhi semua instruksi pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19.
“Bisa jadi sakit itu awalnya di masyarakat, garda terdepan itu bukan di kesehatan, tapi di masyarakat. Kami ini (tenaga medis) yang menerima resiko masyarakat yang sudah sakit datang sama kita,” ujarnya.
“Bagaimana caranya masyarakat tidak sakit, itu yang penting yang harus ditekankan,” pungkasnya. (Ully/Red)

