SERANG, SSC – Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar mengunjungi Mall Of Serang (MOS) mengecek kesiapan dalam giat peningkatan pendisiplinan masyarakat menghadapi pelaksanaan tatanan hidup baru atau new normal, Jumat (5/6/2020). Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar datang didampingi Komandan Korem 064 Maulana Yusuf Kolonel Czi Gumuruh Winardjatmiko dan Walikota Serang Syafrudin.
Dalam kunjungan, Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar meminta agar pengelola mal dapat meningkatkan kedisiplinan pengunjung mengikuti protokol kesehatan.
“Kedatangan kami ke sini, untuk mengecek secara langsung persiapan apa yang sudah dilakukan oleh pihak mal menuju new normal ini. Karena arahan dari Pak Presiden (Joko Widodo) agar TNI-Polri dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk lebih meningkatkan kedisiplinan di tengah pademi Covid-19,” kata Kapolda kepada awak media dalam kunjungan.
Menurut Fiandar, protokol kesehatan yang dijalankan MOS jauh lebih baik. Karena protokol kesehatan mulai anjuran Physical Distancing, pengecekan suhu tubuh dan lainnya sudah diterapkan oleh pihak pengeloka MOS.
“Ini sudah sangat bagus, saya harap ini bisa ditiru oleh tempat-tempat lain juga yang mengumpulkan masyarakat baik Mall, Toko, Rumah Makan, bahkan pasar tradisional,” sambungnya
Hal senada juga diucapkan oleh Walikota Serang Syafrudin. Penerapan protokol di kedua Mal tersebut sudah dipatuhi. Hanya saja, kata dia, ada sedikit masukan yang patut disampaikannya kepada Carrefour. Ia meminta agar Sarana Cuci Tangan Pakai Sabun bisa dipisahkan dari kamar mandi atau toilet.
“Hanya ada sedikit kekurangan yang Carefour cuci tanganya tidak terpisah dengan toilet jadi nanti kami menganjurkan untuk cuci tangan itu ada diluar, kemudian juga jarak atau physical distancing itu juga tidak terlalu dimengerti nanti kita arahkan,” imbuhnya.
Sementara Deputi Mall Directur MOS, Wisnu Fernandes mengatakan bahwa pihaknya akan mengikuti aturan dari pemerintah terkait pemberlakuan New Normal.
“Kita mengikuti dengan aturan pemerintah karena kan sekarang belum ada surat Edaran. Kita pasti akan patuh dengan aturan pemerintah yang dikeluarkan berapa persen yang diminta ya kita akan ikuti,” ujarnya.
Terkait kapasitas pengunjung, kata dia, MOS biasanya setiap hari mampu menampung hingga 10 ribu pengunjung. (MG-01)

