SERANG, SSC – Pemerintah Kota Serang mulai membahas rencana usulan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang akan diajukan ke Pemerintah Pusat. DAK diusulkan menindaklanjuti program-program kerja yang banyak tertunda akibat pandemi Covid-19.
Kepala Bappeda Kota Serang, Nanang Saefudin, Kamis (11/6/2020) mengatakan, pembahasan usulan DAK yang dilaksanakan berapa waktu lalu melibatkan 11 OPD. Dalam rapat, OPD dipersilakan untuk mengusulkan program-program yang akan disokong DAK dengan menyesuaikan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Serang Tahun 2021.
Untuk mengusulkan DAK, kata dia, program yang diajukan OPD harus menyesuaikan ketentuan yang berlaku. Dimana program perlu memprioritaskan sektor-sektor kaitan dengam percepatan pemulihan ekonomi dan kehidupan masyarakat akibat dampak pandemi Covid-19.
“Banyak hal lah. Misalnya infrastruktur, kesehatan dan pendidikan. Misalnya RSUD kita, jalannya kan udah ada, tetapi belum representatif. Maka dari itu harus kita perbaiki untuk menunjang pelayanan kesehatan. Kemudian ada juga destinasi wisata, itu juga diutamakan. Jadi yang diminta pusat, program yang memang menunjang penanganan Covid-19,” ungkapnya.
Dalam penyempurnaan akhir RKPD 2021, lanjutnya, program yang akan dijalankan memang cukup banyak dan perlu disokong DAK. Perlunya sokongan itu melihat asumsi pendapatan pada 2020, merosot.
“Program kegiatan kita memang banyak, itu harus kita lihat dengan asumsi pendapatan kita. Kan kita sudah tahu pendapatan kita merosot. Kota/kabupaten lain bahkan pusat kondisinya juga sama,” paparnya.
Terkait sejumlah program di RPJMD Kota Serang Tahun 2018-2023 yang pelaksanaannya sempat dihentikan sementara akibat Covid-19, diakui pihaknya.
Untuk melanjutkan itu dengan menyesuaikan pendapatan yang turun, pihaknya juga akan mengusulkan bantuan lewat DAK.
“Kita mungkin lebih besar di pengusulan DAK-nya,” pungkasnya. (Ronald/Red)

