CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon melalui PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) menggelar peletakan batu pertama untuk pembangunan akses Jalan Pelabuhan Warnasari yang berlokasi di Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Rabu (17/6/2020) pagi tadi.
Turut hadir dalam peletakan batu pertama ini Walikota Cilegon Edi Ariadi, Wakil Walikota Cilegon Ratu Ati MArliati, Direktur Utama (Dirut) PT PElabuhan Cilegon Mandiri (PCM), serta beberapa pejabat lainya dari pihak perusahaan.

Dirut PT PCM Arief Rivai Madawi mengatakan, pembangunan akses jalan menuju pelabuhan merupakan langkah awal PCM untuk mewujudkan pembangunan Pelabuhan Warnasari. Upaya selanjutnya, PCM akan membangun trestle dan tiga dermaga dengan luasan 10 hektar.
“Pada tahap pertama ini akan di bangun akses jalan untuk tiga dermaga, dimana tiga dermaga ini akan di bagi – bagi yaitu satu dermaga curah cair dan dua dermaga curah cair dan kering,” kata Arif.
Arief menjelaskan, pembangunan akses jalan Pelabuhan Warnasari tidak akan memakan waktu lama. Seiring dengan pembangunan, kata Arief, PM juga secara simultan akan menyelesaikan pembebasan lahan dengan PT Krakatau Daya Listrik.
“Pembangunan ini baru tahap pertama. Kita targetkan pembangunan ini 4-5 bulan rampung. Setelah akses jalan selesai, langsung dilanjutkan dengan dengan pembebasan lahan. Secara prinsip sudah disetujui nanti diaprasial,” pungkasnya.

Sementara itu, Walikota Cilegon Edi Ariadi dalam sambutannya menyampaikan, pembangunan Pelabuhan Warnasari merupakan cita-cita masyarakat Kota Cilegon dan pemimpin – pemimpin terdahulu.
“Pembangunan Pelabuhan Warnasari ini merupakan cita-cita masyarakat Kota Cilegon dan para pemimpin kita sebelumnya yang telah melalui perjuangan yang berliku-liku dan tidak mudah ” ungkapnya.
Lebih lanjut, Edi menambahkan, jika pembangunan akses jalan masuk ini sudah atas restu dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Saat ini PCM masih menunggu dikeluarkanya izin Rencana Induk Pelabuhan (RIP) dari Pemprov Banten.
“Saat ini kan RIP belum keluar dari Privinsi Banten. Karena kewednamgan wilayah pesisir ada di sana. Sudah ada surat dari Dirjen Perhubungan Darat minta segera sama provinsi,” pungkas Edi. (Adv)

