SERANG, SSC – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meminta agar Dewan PImpinan Wilayah (DPW) PPP Banten untuk merevisi usulan pasangan Bakal Calon yang akan maju di Pilkada Cilegon.
Hal itu diketahui berdasarkan petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) partai bahwa DPW terkait nama pasangan calon harus mengusulkan dua pasangan atau lebih kepada DPP. Sementara DPW PPP hanya menyerahkan satu pasangan bacalon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon yaitu Iye Iman Rohiman dan Awab.
“Sesuai juklak dan juknis, bahwa diharuskan lebih dari satu pasangan calon, minimal dua. Sedangkan hasil rapim kemarin itu kan hanya satu calon, Iye-Awab. Yah masa kami menyodorkan pasangan lain, padahal mereka juga tidak membuka komunikasi dengan kami,” ujar Plt Ketua DPW PPP Banten, Subadri Ushuludin membenarkan permintaan DPP saat ditemui di Kantor DPW PPP Banten, Kamis (25/6/2020).
Atas permintaan itu, lanjut Syubardi, DPW akan secepatnya melakukan Rapat Pimpinan lagi. Revisi usulan akan sekaligus diserahkan berbarengan dengan berkas Bacalon Kabupaten Pandeglang.
“Kami akan segera melakukan rapim. Itu juga akan diserahkan bersama dengan Kabupaten Cilegon. Namun nama Iye-Awab itu sudah fiks. Cuma karena DPP minta jangan satu, yah sudah nanti akan disusulkan dengan Pandeglang,” terangnya.
Terkait usulan pasangan bacalon pilkada di 2 kabupaten/kota lainya telah diajukan. Saat ini masih menunggu keputusan DPP. Subari mempersilahkan agar para pasangan nacalon yang sudah diajukan dapat melobi ke DPP untuk mendapatkan rekomendasi.
“Kami kan sebelumnya sudah menyampaikan usulan rekomendasi kepada DPP. Saat ini kami masih menunggu untuk dipanggil DPP terkait rekomendasi tersebut. Sampai nanti keluar keputusan, para calon yah dipersilahkan untuk melakukan komunikasi kepada pusat,” tungkasnya. (MG-01)

