SERANG, SSC – Pemerintah Kota Serang melakukan uji tes sampel swab cepat (fast swab) Covid-19 dengan menggunakan mobil lab PCR milik perusahaan swasta saat di RSUD Kota Serang, Kamis (15/10/2020). Uji tes dengan menggunakan mobil PCR buatan Korea Selatan ini dilakukan untuk mempercepat hasil tes swab di Kota Serang.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Serang, M Ikbal mengatakan, selama ini Pemkot Serang dalam melakukan pemeriksaan tes swab dibantu oleh Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Banten. Namun, hasil Labkesda tidak keluar dengan cepat karena menguji banyak sampel dari daerah lain di Provinsi Banten.
Menurutnya, dengan mobil PCR lisensi dari PT Intidarma ini bisa dijadikan solusi untuk mempercepat hasil tes swab.
“Selama ini ada keluhan dari masyarakat, hasil swab baru keluar sekitar satu Minggu atau lebih. Maka ini (mobil PCR) bisa menjadi salah satu solusi,” ujar Kadinkes M Ikbal saat di
Dinkes dalam melakukan tes swab, kata dia, mengikuti strandar WHO yakni harus memenuhi 1 persen dari jumlah penduduk.
Meski demikian, dalam menekan penyebaran Covid-19 bukan hanya memenuhi target yang ditetapkan. Yang terpenting bagaimana memutus mata rantai sebelum Covid-19 menyebar luas.
“Kalau target kita hanya itu, selesai sudah tanpa fast lab juga. Tetapi pekerjaan kita kan tidak hanya itu, tetap akan kita lakukan tracking,” paparnya.
Lebih lanjut, Ikbal mengatakan, belum ada tindak lanjut dari Walikota Serang, Syafrudin berencana membeli mobil PCR. Namun, anggaran terkait pembelian tersebut telah disiapkan dari anggaran biaya tidak terduga (BTT).
Di lokasi yang sama, Direktur PT Delima Griya Asri, Dewi Lestari yang merupakan Reseller Partner PT Intidarma mengatakan, keunggulan mobil PCR ini adalah dapat mengetahui hasil swab secara cepat. Hasil dapat diketahui dengan waktu 40 menit serta keakuratannya 99,9 persen.
Selain cepat, kata Dewi, di dalam mobil tersedia empat alat PCR. Di mana setiap alat PCR bisa digunakan untuk sampel 8 orang.
“Pemerintah daerah akan mengetahui secara pasti jumlah penderita Covid-19 di Kota Serang. Jangan sampai orang-orang yang sehat dan yang sakit berbaur terus, sehingga masalah covid tidak akan cepat selesai,” kata Dewi.
Kata dia, sudah ada beberapa daerah di Indonesia telah memesan mobil PCR dibandrol Rp 5 miliar itu. Seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertahanan, Pemerintah Demak, Bandung, Makasar dan lainnya.
“Provinsi Banten saat ini, Kabupaten Tanggerang telah menyatakan akan mengambil mobil PCR. Daerah lainnya, termasuk Kota Serang masih tahap negosiasi,” tandasnya. (SSC-03/Red)

