CILEGON, SSC – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Blok F atau yang disebut Pasar Kelapa, Kota Cilegon terus mengalami peningkatan sejak beberapa minggu lalu. Kenaikan tersebut diperkirkaan karena pengaruh penerapan PSBB di Cilegon.
Salah satu pedagang Blok F, Dadang Suparman mengatakan, kenaikan cabai dan bawang merah yang ditawarkan telah menyentuh harga Rp 40.000 hingga Rp 45.000 per kilogram dari harga normal sebelumnya yakni Rp 30.000 per kilogram.
“Sudah seminggu lalu kenaikanya. Kenaikanya hanya bawang merah dan cabai. Bisa dibilang naiknya Rp 5.000 per kg. Faktor naiknya sih karena PSBB di setiap daerah sehingga pengiriman barang menjadi terhambat,” kata Dadang kepada Selatsunda.com ditemui di Lapak Pasar Blok F, Kota Cilegon, Jumat (15/10/2020).
Meski bawang merah dan cabai mengalami kenaikan, namun untuk kebutuhan sembako lainnya tetap stabil tidak terjadi kenaikan. Sepeti, tomat Rp 8.000 per kg, bawang putih Rp 30.000 per kg, wartel super Rp 20.000.
“Kalau yang lain standar aja gak ada kenaikan. Hanya bawang merah dan cabai. Untuk barang-barang sendiri kami beli dari distributor (Bandung, Tanah Tinggi). Karena kualitasnya bagus-bagus,” sambungnya.
Masih kata Dadang, kondisi ini cukup membuat pendapatannya merosot cukup dratis.
“Berkurang lah dari biasanya. Yang biasanya pembeli bisa beli per kilo untuk bawang merah dan cabai, dengan kondisi kenaikan ini cuman beli 1/4 kg. Tentu dengan kondisi ini gak dapat untung apa-apa. Kondisinya miris banget,” ujar Dadang. (Ully/Red)

