CILEGON, SSC – Pemilu 2020 sudah di depan mata. Tak kurang dari tiga hari mendatang, masyarakat Kota Cilegon akan merayakan pesta demokrasi menentukan Walikota dan Wakil Walikota Cilegon. Meski sudah berkali-kali menyelenggarakan pesta demokrasi, tapi peluang untuk terjadi kecurangan selalu ada.
Praktik curang seperti politik uang, penggelembungan atau penggelapan suara tentunya mungkin saja terjadi. Dengan kondisi ini, Pasangan Calon (Pasalon) Helldy Agustian dan Sanuji Pentamarta mengajak seluruh masyarakat Cilegon untuk mengawal penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Cilegon dari kecurangan praktik uang.
Calon Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta mengatakan, politik uang yang terjadi sejatinya telah merusak sistem demokrasi, melemahkan demkorasi hingga melemahkan suara rakyat.
“Mari kita sama-sama berdoa dan mengawal agad Pilkada ini lancar. Pilkada demokratis jujur dan adil serta terhindar dari kecurangan. Mari kita bersama-sama mengawal Pilkada dari kecurangan praktik uang, kecurangan membajak demokrasi dan melemahkan demkorasi dam melemahkan suara rakyat,” kata Sanuji kepada awak media usai ditemui Pidato politik Helldy-Sanuji menjelang Masa tenag dan pencoblosan di salah satu hotel di Kota Cilegon,” Sabtu (5/12/2020).
Lanjut Sanuji, untuk memastikan tak terjadi kecurangan ini, pihaknya akan memperkuat para relawan di masing-masing Tempat Pemugutan Suara (TPS) dan menyebarkan para relawan di semua titik serta memperkuat komunikasi dengan stakholder. Selain menyebar para relawan di semua titik, Sanuji yang juga Ketua DPW PKS Banten meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cilegon mengawal penyelenggaran Pilkada agar terhindar dari kecurangan money politik (politik uang).
“Sudah saatnya Bawaslu bekerja mengawasi jalanya Pilkada 2020 ini agar berjalan aman, nyaman dan terhindar dari money politik. Biarlah khalayak masyarakat Cilegon datang dengan gembira dan merdeka memilih pemimpin yang terbaik tanpa tekanan dan ancaman dan kecurangan. Suara mereka sudah utuh namun karena adanya money politik akhirnya kemudian dibelokan kanan kiri dengan kecurangan. Biarkan Pilkada ini berjalan lancar, jujur, adil dan bermartabat,” pungkas Sanuji. (Ully)

