20.1 C
New York
Minggu, Mei 3, 2026
BerandaPemerintahanBanjir dan Longsor Terjang Lebak, 1 Warga Meninggal Dunia, 2 Selamat, 1...

Banjir dan Longsor Terjang Lebak, 1 Warga Meninggal Dunia, 2 Selamat, 1 Hilang

-

LEBAK, SSC – Banjir yang menerjang puluhan desa di Kabupaten Lebak tidak hanya mengakibatkan ribuan rumah terendam dan terkena longsor namun peristiwa juga memakan korban jiwa. Salah seorang warga dinyatakan meninggal dunia diduga terseret arus air hujan di Kali Cimaur. Sementara 3 orang warga lain, dua diantaranya selamat dan satu dinyatakan hilang di Sungai Cilangkahan, Desa Pagelaran, Kecamatan Malingping.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama mengatakan, ada 4 orang warga yang menjadi korban. Pertama adalah korban bernama Eni, Warga Kampung Hungbas, Desa Malangsari kecamatan Cipanas. Korban berusia 50 tahun ini meninggal dunia diduga hanyut ketika menyeberang Kali Cimaur.

Sementara di lokasi berbeda terdapat 3 orang Santri Darul Ulum yang menjadi korban hanyut di Sungai Cilangkahan 2. Dua diantaranya yang selamat bernama Saripudin (20), warga Kampung Cibeber, Desa Cihujan, Kecamatan Cijaku dan Andri (18), Kampung Unibera, Desa Cikuruh Wetan, Kecamatan Cikeusik. Sementara satu orang santri bernama Apud masih dinyatakan hilang.

“Korban meninggal 1 orang, 2 orang selamat dan 1 dilaporkan hilang,” ujarnya dikonfirmasi, Senin (7/12/2020) dini hari.

Febby menyatakan, proses pencarian terhadap korban yang hanyut dihentikan. Karena di lokasi hingga sore, Kemarin dilanda cuaca hujan lebat. Pencarian hari kedua akan dilanjutkan pada hari kedua.

“Betul, karena waktu sudah magrib dan cuaca di lokasi hujan lebat pencarian dihentikan. Besok pagi dilanjutkan kembali,” paparnya.

Ia menyatakan, kondisi ketinggian permukaan air Sungai Ciberang di Pos Pantau Jembatan Keong pada pukul 18.00 wib, Kemarin, Minggu (6/12/2020) mencapai 600cm. Kondisi tersebut dalam status Awas. Saat ini, banjir di beberapa daerah sudah mulai surut.

Pada pemberitaan sebelumnya, Hujan deras yang terjadi pada Sabtu malam hingga Minggu (6/12/2020) menyebabkan belasan kecamatan di Kabupaten Lebak, kebanjiran dan longsor. Banjir yang diperkirakan akibat luapan air hujan dari Sungai Ciberang dan Sungai lainnya ini menyebabkan 1.200 rumah warga terendam banjir dan 29 rumah rusak. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2