20.1 C
New York
Selasa, Juni 30, 2026
BerandaPeristiwaKota Serang Dinilai Belum Ramah Disabilitas

Kota Serang Dinilai Belum Ramah Disabilitas

-

SERANG, SSC – Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Cabang Serang menyebut Kota Serang belum ramah terhadap kaum disabilitas. Hal ini dinilai karena sejumlah fasilitas umum di Kota Serang untuk kaum difabel belum tersedia secara layak.

Bendahara Pertuni Cabang Serang, Susi Susanti mengatakan, contoh itu dapat dilihat dari fasilitas jalan bagi disabilitas. Seperti jalan pemandu atau guiding blok yang seharusnya dapat digunakan secara optimal justru beralih fungsi menjadi parkiran, tempat duduk kafe dan lainnya.

“Baru menuju ramah disabilitas, tetapi belum ramah disabilitas secara maksimal perlu adanya perbaikan,” katanya kepada awak media usai melakukan sosialisasi penggunaan jalan pemandu dari Cicieri hingga Alun-alun Kota Serang, Selasa (15/12/2020).

Menurut Susi, pembangunan guiding blok yang ada di Alun-alun terkesan asal-asalan seperti ketika berpindah dari trotoar satu ke trotoar lainnya.

Sudut trotoar pada guiding blok semestinya dibuat bidang miring agar mudah diakses oleh pengguna kursi roda. Namun yang ada justru sebaliknya.

Ia juga menyinggung di beberapa tempat guiding blok ada yang terputus dengan tumbuhnya pohon besar ditengah trotoar, bahkan ada pula yang tidak tersusun lurus atau berbelok sehingga menyulitkan kaum disabilitas.

Selain alun-alun, kata dia, ruang publik yang belum menyediakan fasilitas untuk disabilitas di Kota Serang seperti di stasiun kereta api, terminal bus dan pelabuhan. Serta adanya petunjuk arah menggunakan huruf braille, yang terpasang di sudut Kota.

Guiding blok yang dianggap layak hanya tersedia di sepanjang jalan Ciceri, Alun-alun Kota Serang dan memutar disekitar Kebon Jahe.

“Di sekitar stasiun dan tempat transportasi lainnya, gedung pemerintah yang belum ramah disabilitas serta jangan hanya di sekitar Ciceri hingga Alun-alun tetapi menyeluruh hingga ke sudut Kota,” pintanya.

Sementara itu, Komunitas Banten Kreatif Disability, Tomi meminta kepada Pemerintah Kota Serang agar dapat membuat kebijakan yang ramah terhadap penyandang disabilitas. Pihaknya pun meminta kepada aparat keamanan untuk dapat menjaga fasilitas yang telah dibangun khusus untuk penyandang disabilitas.

“Tolong diperbaiki lagi, ditingkatkan lagi dan dijaga akses kami dari tangan-tangan yang tidak layak menggunakan akses untuk kami,” tandasnya. (SSC-03/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2