20.1 C
New York
Senin, Juni 29, 2026
Beranda Ekonomi Jumlah Investor Pasar Modal di Banten Tembus 1,42 Juta SID, Terbanyak Kabupaten...

Jumlah Investor Pasar Modal di Banten Tembus 1,42 Juta SID, Terbanyak Kabupaten Tangerang

0
30

TANGSEL, SSC – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor saham Indonesia yang ada di Provinsi Banten telah menembus 1,42 juta single investor identification (SID).

Berdasarkan data OJK, jumlah investor saham Indonesia di Banten sampai dengan bulan April 2026 mencapai 1,433,902 SID. Jumlah tersebut teridiri dari Kabupaten Tangerang sebanyak 388 ribu SID atau 27,33 persen, Kota Tangerang sebanyak 288 ribu SID atau 20,25 persen dan Tangerang Selatan sebanyak 249 ribu SID.

Sementara Kabupaten Serang sebanyak 176 ribu atau 12,39 persen, Kabupaten Lebak 106 ribu atau 7,46 persen, Kabupaten Pandeglang 101 ribu atau 7,11 persen, Kota Serang 56 ribu atau3,97 persen dan Kota Cilegon sebanyak 56 ribu atau 3,95 persen.

Kepala Kantor OJK Provinsi Banten, Adi Dharma mengatakan, jumlah SID di Banten tergolong tumbuh baik. Ia menyatakan, sebaran SID terbanyak di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Untuk jumlah SID di Banten tumbuh baik, kita sudah mencapai 1,422 juta atau hampir 1,5 juta,” ujar Adi Dharma dalam Kegiatan Workshop Journalist Angkatan 12 di Tangerang Selatan, Senin (29/6/2026).

“Untuk sebarannya memang terbesar ada di Kabupaten Tangerang 27,33 persen, kemduian Kota Tangerang 20,24 persen dan Tangsel. Disusul Kabupaten Serang, Lebak, Pandeglang, Kota Serang dan Cilegon,” sambungnya.

Adi menyatakan, SID didominasi di tiga wilayah Tangerang tersebut dikarenakan mayoritas banyak kantor bisnis baik perbankan dan pasar modal berkedudukan di wilayah tersebut.

“Jadi di Serang itu ada 8 kabupaten kota memang umumnya, untuk bisinis perbankan pasar modal, 85 persen kantor yang terdaftar yang ada di Banten 85 persen itu berkedudukan di Tangerang Raya,” paparnya.

“15 persennya baru di Serang, Cilegon, Lebak dan Pandeglang. Jadi memang hampir 85 persen kurang lebih di Tangerang Raya,” sambungnya.

Ia menyatakan, peluang jumlah SID bertumbuh bukan hanya di wilayah Tangerang saja. Namun, di Kota Cilegon juga terbuka peluang. Karena di Cilegon banyak industri.

“Otomatis secara bisnis, kalau pepatah, dimana ada gula, disitu ada semut. Karena gulanya disini semua, makanya ngumpul di Tangerang Raya. Padahal cilegon sangat berpeluang, karena Cilegon banyak industri, industri besar. Tetapi memang secara bisnis masyarakatnya banyak tinggal di Tangerang Raya,” pungkasnya. (Ronald/Red)