20.1 C
New York
Jumat, Mei 15, 2026
BerandaPemerintahanDinkes Klaim Warga Kota Serang yang Dolbon Menurun

Dinkes Klaim Warga Kota Serang yang Dolbon Menurun

-

SERANG, SSC – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang menyebut warga Kota Serang yang buang air besar sembarangan atau modol di kebon (dolbon) mengalami penurunan setiap tahunnya. Pada tahun 2020 tercatat ada 28.889 orang sementara pada tahun 2019 tercatat ada 29.753 orang.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinkes Kota Serang, Lenny Suryani mengatakan, indikator jumlah warga yang dolbon di Kota Serang menurun salah satunya adalah meningkatnya kesadaran masyarakat memiliki jamban.

“Iya menurun, walaupun begitu tetap saja penurunannya tidak signifikan, perlu ada upaya untuk menangani hal tersebut dan tidak cukup selama satu tahun,” katanya dikonfirmasi, Selasa (2/2/2021).

Meski secara keseluruhan menurun namun kata dia, warga di beberapa kecamatan masih tinggi belum memiliki jamban. Salah satunya di wilayah Kecamatan Kasemen.

“Seingat saya paling banyak dolbon di Kecamatan Kasemen dan Taktakan, kalau yang sudah memiliki jamban seluruhnya baru dua kecamatan yaitu Kecamatan Cipocok Jaya dan Serang,” jelasnya.

Ia menyatakan, pihaknya dalam  menyelesaikan masalah dolbon turut mendorong kecamatan untuk mengajukan program pembuatan jamban kepada dinas terkait. Selain itu sosialisasi terkait kesehatan lingkungan kepada masyarakat juga gencar dilakukan.

“Mengajukan program untuk pembuatan jamban, ini juga harus karena faktor dari kepekaan camat yang ada di masing-masing daerah,” ujarnya.

Sementara, Sekretaris Dinkes Kota Serang, Hikmat mengatakan penanganan dolbon masih menjadi fokus Dinkes untuk tahun 2021.

“Program itu dibuat agar membuat gerakan kesadaran kepada masyarakat dan mensosialisasikan untuk pentingnya menjaga kesehatan dan tidak terpapar penyakit,” ujarnya. (SSC-03/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2