CILEGON, SSC – Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cilegon membubarkan para pejabat fungsional yang baru saja dilantik oleh Walikota Cilegon, Edi Ariadi.
Bagiamana tidak, usai acara pelantikan, para pejabat yang baru dilantik, justru tidak langsung membubarkan dirinya tapi malah asyik selfie sehingga menimbulkan kerumunan.
Lantaran sulit para pegawai yang baru dilantik ini untuk bubar dan keluar dari ruangan. Akibat kondisi ini, Satgas Gugus Tugas Covid-19 langsung mengambil alih dengan membubarkan kerumunan dengan menggunakan pengeras suara.
“Dimohon untuk bapak-bapak dan ibu-ibu untuk patuhi protokol kesehatan. Jangan berkerumun. Kalau mau foto jaraknya jauh-jauh jangan terlalu dekat,” kata salah satu petugas Covid-19 Kota Cilegon, Nurul.
Sementara itu, salah satu pegawai fungsional, Ratih Saputri, mengaku, hanya ingin mengabadikan foto bersama teman seperjuanganya.
“Untuk mengabadikan moment Mba. Saya gak tau kalau dilarang,” ujarnya.
Menanggapi hal ini, Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan ( BKPP) Kota Cilegon Tb Heri Mardiana menjelaskan, kejadian pembubaran yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 ini diluar dari kegiatan pelantikan
“Acara itu mah sudah bubar,” ujarnya.
Heri mengatakan kegiatan telah mendapat izin dari BPBD atau satgas Covid-19. Ia menghimbau, agar para ASN yang dilantik tak membuat kerumunan atau hal yang tak sesuai dengan protokol kesehatan.
“Itu (photo-photo) diluar acara,” pungkasnya. (Ully/Red).

