20.1 C
New York
Jumat, Mei 15, 2026
BerandaPeristiwaPadepokan Debus di Banten Minim Pembinaan dari Pemerintah

Padepokan Debus di Banten Minim Pembinaan dari Pemerintah

-

SERANG, SSC – Tokoh Padepokan Debus Surosowan, H Muhammad Suminta Indris mengaku organisasinya minim mendapat pembinaan kebudayaan dari Pemerintah Kota Serang sejak permekaran daerah dari Kabupaten Serang menjadi Kota Serang.

“Sejauh ini belum ada bantuan khusus kebudayan yang diberikan kepada kami, terakhir itu dari Kabupaten Serang,” katanya kepada awak media ditemui di Padepokan Debus Surosowan, Kecamatan Walantaka, Senin (22/2/2021).

Hal ini sangat disayangkan pihaknya lantaran Padepokan Debus Surosowan telah berdiri sekitar abad ke 17 atau pada masa Kesultanan Sultan Ageng Tirtayasa. Padepokan juga sudah mewadahi sekitar 159 perguruan debus yang tersebar di Indonesia.

Selama ini dimasa sebelum pandemi seluruh perguruan mencoba untuk bertahan. Disaat pandemi, padepokan cukup terpuruk meski masih tetap bertahan.

“Selama ini setiap perguruan selalu menggunakan dana masing-masing di perguruannya untuk menjalankan kegiatannya,” ujarnya.

Ia pun berharap Pemkot Serang ataupun Pemerintah Provinsi Banten dapat memberikan perhatian. Mengingat ada nilai historis yang perlu dilestarikan yaitu, debus difokuskan sebagai alat untuk membangkitkan semangat para pejuang dalam melawan penjajahan Belanda. Sehingga, kesenian ini turut digunakan untuk bela diri dan memupuk keimanan kepada Tuhan yang Maha Esa.

“Mudah-mudahan dengan melihat kondisi seperti ini, pemerintah bisa membantu,” pintanya.

Sementara, Walikota Serang, Syafrudin mengaku Pemkot Serang sudah memiliki program pembinaan yang akan diberikan kepada pelaku seni dan budaya di Kota Serang. Namun ia tidak dapat menjelaskan sebab teknis ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Pembinaan dari Pemkot selama ini banyak pembinaan untuk bidang kebudayaan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia berharap, adanya Padepokan Debus Surosowan dan organisasi seni dan budaya lainnya dapat tumbuh dan berkembang di Kota Serang. Sehingga Kota Serang dapat terkenal melalui seni dan budaya di daerah luar.

“Ini bagian dari ikon Pemkot Serang. Mudah-mudahan dengan debus ini, mengangkat Kota Serang,” harapnya. (SSC-03/Red)

 

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2