CILEGON, SSC – Setahun sudah pademi Covid-19 melanda. Alhasil, jumlah pengunjung di Cilegon Center Mall (CCM) ikut terdampak pademi corona.
Senior Marketing Manager CCM Juita Desiree Parapat tak menampik total pengunjung mal akibat pademi Covid-19 hanya mencapai sebesar 30 persen. Total ini dianggap paling rendah jika dibandingkan dengan total pengunjung seperti biasanya.
“Hal ini mengakibatkan pendapatan para tenant-tenant di Cilegon Center Mal turun dratis. Dengan kondisi berdampak terhadap cashflow semua tenan dan manajemen mal mengalami kerugian yang cukup luar biasa sehingga kondisi ini ditanggung penuh oleh pihak manajemen mal,” kata Juita kepada Selatsunda.com,” Selasa (11/5/2021).
Ia menambahkan, rendahnya tingkat okupansi ini tak lepas dari implementasi berbagai kebijakan pembatasan sosial oleh pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, di mana imbasnya turut membatasi aktivitas masyarakat. Meskin begitu, perusahaan tetap berusaha untuk membangkitkan usaha dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
“CCM memiliki luas area seluas 45.000 meter persegi dengan daya tampung 45.000 pengunjung. Tapi, dengan kebijakan dari pemerintah dalam mencegah penularan covid-19, kami hanya bisa menampung pengunjung sekitar 24.678 pengunjung setiap hari. Tentu masa-masa seperti ini sangat menyulitkan kami untuk berusaha. Meski demikian, kami (manajemen CCM) terus melakukan perbaikan sehingga perekonomian terus merangkak naik salah satunya dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) sesuai dengan anjuran pemerintah,” tambahnya.
Ia berharap kondisi pandemi yang masih berlangsung hingga saat ini dapat segera pulih dan kembali normal. Ia juga meminta masyarakat agar tidak panik dan tetap waspada. Untuk menekan tingginya angka Covid-19, pihaknya terus melakukan langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi penyebaran virus ini.
“Kami yakin, dengan melakukan social distancing. Di Mal juga sudah kami lakukan. Contohnya, kita menjaga di dalam lift maksimal 6 orang. Line antrean berjarak 1 meter dari orang di depan dan hal-hal ini tentunya menghindarkan kita dari covid. Menyediakan sejumlah hand sanitizer. Hidup harus berjalan terus. kita tidak boleh kalah, takut oleh corona,” katanya. (Ully/Red)

