20.1 C
New York
Sabtu, Agustus 29, 2026
BerandaPemerintahanAnggaran RPJMD Cilegon 2021-2026 Terbatas, Helldy-Sanuji Minta Bantuan Industri

Anggaran RPJMD Cilegon 2021-2026 Terbatas, Helldy-Sanuji Minta Bantuan Industri

-

CILEGON, SSC – Walikota dan Wakil Walikota Cilegon, Helldy Agustian dan Sanuji Pentamarta berencana meminta bantuan pelaku industri/swasta mewujudkan 19 program prioritas yang ada dalam RPJMD 2021-2026 Kota Cilegon. Hal itu diminta mengingat kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Dearah (APBD) Kota Cilegon untuk membiayai seluruh program tersebut, terbatas.

Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pentamarta mengatakan, Pemkot dalam mewujudkan program RPJMD meminta bantuan dengan memaksimalkan dana CSR dari pelaku industri/swasta. Sedikitnya ada sejumlah program yang perlu disokong karena keterbatasan APBD. Program tersebut mencakup bidang sosial, kebencanaan, kesejahteraan hingga program pembangunan infrastruktur.

“Ya karena Cilegon ini daerah investasi daerah industri ada potensi CSR yang tidak kecil ini yang perlu dimaksimalkan. Ada banyak skema pembangunan yang bisa dibantu CSR,” kata Wakil Walikota Sanuji kepada awak media usai rapat paripurna Rapat Paripurana RPJMD 2021-2026 di DPRD Cilegon,” Kamis (8/7/2021).

Politisi PKS ini mengaku, anggaran yang dibutuhkan selama 5 tahun ke depan sangatlah besar karena sejumlah mega proyek RPJMD dari pemerintah sebelumnya perlu dituntaskan. Salah satunya seperti proyek pembangunan Pelabuhan Warnasari.

“Karena itu proyek besar triliunan itu,” ujar Sanuji.

Meski demikian, Sanuji pun belum merinci secara jelas program-program apa aja yang memerlukan dana dari pihak swasta tersebut.

“Belum bisa disampaikan sekarang, karena kan belum dibahas (lebih rinci),” ujar Sanuji.

Kendati memiliki keterbatasan anggaran, Sanuji optimis 19 program prioritas bisa terealisasi selama 5 tahun kedepan.

“Kalau anggaran itu membutuhkan dana besar kan bisa multi years, tidak diselesaikan dalam satu tahun,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Cilegon Isro Miraj menjelaskan, usai rapat paripurna ini, pihaknya menyelenggarakan rapat paripurna kembali dengan mendengarkan pandangan semua fraksi soal RPJMD 2021-2026 tersebut.

“Dengan seabreg program kepala daerah, kami selaku DPRD mengevaluasi laporan setiap akhir tahun, nanti akan lebih melihat mana saja yang sudah terealisasi atau belum, akan kita kontrol dan awasi dengan baik,” jelasnya.

Disinggung soal adanya bantuan dana swasta untuk mendukung program RPJMD  Helldy-Sanuji, Isro pun tak mempermasalahkan kondisi tersebut. Mengigat, anggaran yang bersumber dari APBD tak mampu mencukupi seluruh program prioritas.

“Kondisi APBD kita hanya Rp 1,7 triliun, itu tidak akan mencukupi, selagi tidak melanggar regulasi dan demi kepentingan pembangunan, boleh-boleh saja,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2