CILEGON, SSC – Sebuah kendaraan penumpang KMP Kumala nyemplung di Perairan Merak sesaat kapal baru berlabuh dari Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Senin (3/1/2022). Dalam insiden tersebut, salah satu penumpang yang berada di dalam kendaraan travel tersebut dinyatakan selamat.
Kepala PT Dharma Lautan Utama Cabang Merak-Bakauheni, Wiweko Agung mengatakan, KMP Kumala berlabuh dari Dermaga 1, Pelabuhan Merak sekitar pukul 11.45 WIB. Saat itu seluruh penumpang yang ada di dalam kendaraan naik keatas kapal. Sekitar 15 menit setelah kapal berlabuh, sebuah kendaraan travel yang berada di Upperdeck dilaporkan tercebur ke laut tak jauh dari Dermaga IV.
“Dari laporan awal yang kami terima, seluruh penumpang di dalam kendaraan sudah naik semua di atas kapal termasuk sopir dan kenek dari kendaraan travel itu. Informasinya keneknya turun dan naik kembali ke kendaraan. Tidak jelas bagaimana terjadi, kendaraan nyebur ke laut. itu baru sekitar 15 menitan saja kapal berlabuh,” ujar Wiweko.
Sebelum nyemplung ke laut, kata Wiweko, kendaraan tersebut sempat menabrak relling kapal.
“Relling kapal ditabrak baru nyebur ke laut. Pagar rusak juga,” terangnya.

Ia menyatakan, kenek yang ada di dalam kendaraan travel tersebut sempat meloncat bersamaan saat kendaraan tercebur. Tidak lama, operator kapal langsung melaporkan kejadian ke otoritas dan meminta bantuan kapal moring yang ada di sekitaran lokasi untuk memberi pertolongan.
“Penumpangnya sudah diselamatkan. Sudah dievakuasi di samping dermaga 1 dan dibawa ke puskesmas,” tandasnya.
Wiweko belum dapat memastikan dugaan penyebab kejadian tersebut. Ia menyatakan, saat itu seluruh prosedur telah ditempuh baik kendaraan diganjal dan penumpang diminta untuk tidak berada di dalam kendaraan saat kapal berlayar.
“Semua prosedur sudah kita laksanakan. Penumpang sudah kita suruh turun semua dan kendaraan juga sudah diganjal,” bebernya.
Sementara, Kepala BPTD Wilayah VIII Banten, Handjar Dwi Antoro membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya belum bisa memastikan penyebab kendaraan tersebut tercebur dan masih menelusurinya.
“Baru kita terima informasi awal saja. Ini sedang menunggu laporan dari oeprator kapal,” pungkasnya. (Ronald/Red)

