CILEGON, SSC – Juni Dedi Ricardo Saragih (44), warga Komplek Taman Raya Cilegon, Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Jombang tidak disangka oleh tetangganya menjadi korban kecelakaan maut truk tronton maut di Lampu Merah Simpang Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur.
Hal ini diungkapkan oleh salah satu tetangganya, Liliyati Suhaeti. Ibu berusia 49 tahun ini yang merupakan tetangga dan berjualan tak jauh dari rumah korban tidak mengira kecelakaan di Balikpapan menimpa tetangganya.
Dimatanya, korban dikenal sebagai sosok yang baik dan ramah terhadap tetangga sekitar.
Saat sebelum berangkat ke Kalimantan Timur untuk bekerja, korban bersama sang istri yang berjualan bensin dan minuman gelas selalu ramah melayani tetangga.
“Dia (korban) dan keluarga baik. Sambutannya saat berjualan ke kami, baik. Saat kita beli bensin, baik dengan kami (tetangga),” ungkapnya, Jumat (21/1/2022).
Korban, kata Liliyati, adalah suami yang baik. Karena korban sebelum meninggalkan istri dan anaknya untuk bekerja di Kalimantan Timur sempat memasang teralis besi untuk usaha keluarganya.
“Khawatir pulangnya lama dari Balikpapan, korban ini menteralis barang dagangan milik istrinya,” kata dia.
Ia menuturkan, korban sudah tinggal bersama keluarga di Komplek Taman Raya Cilegon lebih dari satu tahun. Korban telah tinggal bersama istri dan satu anak berusia (19) yang tengah kuliah di Sultan Ageng Tirtayasa.
“Jadi tinggal bertiga di rumahnya,” pungkasnya. (Ronald/Red)

