20.1 C
New York
Minggu, Mei 3, 2026
BerandaPeristiwaPria Diduga ODGJ Ditemukan Tewas di Gubuk di Puloampel Serang

Pria Diduga ODGJ Ditemukan Tewas di Gubuk di Puloampel Serang

-

SERANG, SSC – Seorang pria diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) ditemukan tidak bernyawa di gubuk yang ada di Desa Mangunreja, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, Rabu (2/2/2022).

Jasad korban yang diketahui bernama Rohedi (40), warga Desa Mangunreja, Kecamatan Puloampel ditemukan pertama kalinya oleh warga setempat sekitar pukul 10.00 WIB. Saat kejadian, warga curiga mencium bau menyengat dari dalam gubuk. Warga kemudian memberanikan diri untuk menuju gubuk dan menemukan korban meninggal dunia.

“Saat saksi menuju ke gubuk arah bau tersebut, kemudian melihat di gubuk ada korban dalam keadaan sudah meninggal dunia,” ujar Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Arief Nazarudin dikonfirmasi.

Atas peristiwa tersebut, warga kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian terdekat. Tim Inafis Satreskrim Polres Cilegon kemudian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.

Kasat menerangkan, pihaknya dalam langkah penyelidikan awal itu tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Begitu juga tidak ditemukan luka lebam.

“Tidak ditemukanya lebam mayat pada punggung jenazah, kaku mayat pada seluruh tubuh jenazah. Perkiraan kematian 72 jam sebelum dilakukan identifikasi,” terangnya.

Pihak kepolisian belum mengetahui penyebab kematian korban. Namun menurut warga, lanjut Kasat Reskrim, korban diduga meninggal dunia karena mengalami gangguan jiwa selama menjalani hidup di dalam hutan bertahun-tahun.

“Menurut warga korban diduga gangguan jiwa karena hidup menyendiri di hutan selama 10tahun,” terangnya.

Ia menyatakan, pihaknya setelah melakukan olah TKP langsung membawa jenazah korban ke RSUD Cilegon. Saat itu, pihak keluarga menolak dilakukan otopsi.

“Pihak keluarga membuat surat penolakan otopsi, selanjutnya jenazah dimakamkan,” pungkasnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2