20.1 C
New York
Senin, Mei 4, 2026
BerandaPeristiwaKasus Covid-19 Merebak, Kota Cilegon Belum Miliki Tempat Isolasi Mandiri

Kasus Covid-19 Merebak, Kota Cilegon Belum Miliki Tempat Isolasi Mandiri

-

CILEGON, SSC – Kota Cilegon tidak lagi mempunyai tempat/ruang isolasi mandiri khusus menangani pasien Covid-19. Padahal belakangan ini kasus penyebaran virus covid-19 semakin merebak.

Berdasarkan peta sebaran Covid-19 di Kota Cilegon pada 6 Febuari 2022 total pasien yang terkonfirmasi Covid-19 menembus 576 orang.

Penanggung Jawab Wisma Isolasi Mandiri Kota Cilegon, dr Muhamad Arif Gunawan mengatakan, Pemkot Cilegon memang sebelumnya menyediakan dua tempat isolasi mandiri. Kedua lokasi yang disewa itu yakni Trans Hotel di Kelurahan Kalitimbang, Kecamatan Cibeber dan Billet komplek PT Krakatau Steel. Ia menyatakan, kedua tempat isolasi tersebut kini telah habis masa kontrak.

“Iya memang sampai sekarang belum ada wisma atau tempat isolasi mandiri untuk pasien covid-19. Jadi, kalau ada pasien yang terkofirmasi covid-19 cukup di rumah masing-masing saja,” kata Arif Gunawan saat dikonfirmasi Selatsunda.com, Senin (7/2/2022).

Ia mengungkapkan, saat ini Pemkot Cilegon tengah membahas untuk mengaktifkan kembali ruang isolasi mandiri. Pembahasan itu menyangkut tentang kebutuhan anggaran, tim medis maupun hal yang lainnya.

“Saat ini tengah disusun untuk mempersiapkan ruang isolasi,” ungkapnya.

Ia menerangkan, saat ini Pemkot dalam menangani pasien Covid-19 khusus untuk pasien yang memiliki penyakit komorbid akan dirawat di rumah sakit. Sementara yang bergejala ringan di isolasi mandiri di rumah.

“Kalau ada gejala berat, kritis dan komorbit bisa dirawat di rumah sakit. Sedangkan untuk yang ada gejala cukup di isolasi di rumah dengan dipantau oleh tim nakes di setiap puskesmas dan Satgas Covid-19,” terangnya.

Sementara, Walikota Cilegon, Helldy Agustian menanggapi hal tersebut, menerangkan saat ini pihaknya tengah melakukan evaluasi dan rapat bersama terkait perlu tidak tempat isolasi mandiri pasien Covid-19 disediakan kembali.

“Ini sedang dievaluasi oleh kami. Apakah modelnya seperti kemarin atau tidak. Memang saat ini enggak ada anggaranya dan harus di refocusing kembali,” terang Helldy.

Seiring dengan itu pula, kata Helldy, Pemkot Cilegon juga tengah mengadakan rapat zoom meeting bersama seluruh Walikota dan Bupati seluruh Indonesia untuk mendengar arahan Presiden RI Joko Widodo.

“Keputusanya tinggal mendengar pengarahan dari Pak Presiden aja. Kalau arahan Pak Presiden nanti apa baru kita terapkan arahan tersebut,” pungkas Helldy. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2