20.1 C
New York
Minggu, Mei 31, 2026
BerandaMaritimAngleb 2022, Kemenhub Prediksi Pemudik Didominasi Kendaraan Pribadi, Disusul Motor dan Bus

Angleb 2022, Kemenhub Prediksi Pemudik Didominasi Kendaraan Pribadi, Disusul Motor dan Bus

-

CILEGON, SSC – Kementerian Perhubungan memprediksi, moda transportasi darat akan menjadi pilihan masyarakat untuk mudik pada Lebaran 2022. Hal ini dikatakan Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdar) Kemenhub, Budi Setyadi saat melakukan rapat koordinasi di Terminal Eksekutif, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Kamis (7/4/2022).

Budi menyatakan, masyarakat yang kebanyakan menggunakan moda transportasi darat akan didominasi pemudik kendaraan pribadi. Kemudian kendaraan motor dan pemudik yang menggunakan transportasi bus.

“Kalau untuk moda transportasi yang banyak digunakan, kebetulan itu semuanya menggunakan moda transportasi darat. Yang pertama adalah menggunakan kendaraan pribadi, kedua menggunakan sepeda motor dan ketiga menggunakan bus. Setelah itu mungkin kereta api dan pesawat,” ujarnya.

Dominasi pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, motor dan bus, kata Budi, salah satunya yang akan menyeberang ke Pulau Sumatera dari Pulau Jawa melalui Pelabuhan Merak. Menurut Survei yang dilakukan pihaknya, pemudik yang menyeberang ke Pulau Sumatera terbilang tinggi. Seperti dari 14 juta pemudik asal Jabotabek, kebanyakan akan pulang ke Jawa Tengah dan Pulau Sumatera.

“Kalau prediksinya lebih banyak ke Sumatera. Karena kan kemarin dari hasil survei, yang dari Jabotabek hampir 14 juta perjalanan. Tapi yang memang paling banyak tujuannya ke Jawa tengah ke Sumatera tidak terpantau. Tapi menurut saya tetap, karena yang dari Jabotabek banyak. Kemungkinan mereka akan ke Jawa tengah atau kearah Sumatera,” tuturnya.

Ia menyatakan, sesuai arahan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menginstruksikan agar kelancaran lalu lintas pemudik pada Lebaran kali ini dapat diantisipasi. Memang pemerintah kurang merekomendasikan masyarakat mudik dengan menggunakan kendaraan motor. Meski demikian, pihaknya telah melakukan pelayanan.

“Sebetulnya pemerintah memang kurang merekomendasikan pemudik yang menggunakan motor. Namun demikian kalaupun terjadi, pemerintah juga siap untuk antisipasi. Makanya ada beberapa pos pelayanan kita yang nanti akan kita jadikan sebagai tempat pelayanan masyarakat terutama sepeda pemotor di jalan nasional dan arteri,” terangnya.

“Ada beberapa jembatan timbang akan dijadikan ntuk rest area yang bisa berikan pelayanan Untuk istirahat, makan minum, shalat kemudian vaksinasi dan masalah rapid tes nanti,” ucapnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2