20.1 C
New York
Rabu, April 22, 2026
BerandaMaritimKMP Antar Nusa Terbakar di Pelabuhan Merak, Basarnas Selamatkan Penumpang Lewat Udara...

KMP Antar Nusa Terbakar di Pelabuhan Merak, Basarnas Selamatkan Penumpang Lewat Udara dan Laut

-

CILEGON, SSC – KMP Antar Nusa terbakar di perairan tidak jauh dari Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Rabu (20/4/2022). Insiden tersebut mengakibatkan ratusan penumpang yang ada diatas kapal panik. Sebagian dari penumpang menyelematkan diri dengan terjun ke laut.

Informasi yang dihimpun, saat itu KMP Antar Nusa tengah melakukan perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak. Tak jauh dari Pelabuhan Merak, kapal penyeberangan yang mengangkut sekitar 300 penumpang tersebut terbakar. Penumpang kemudian panik dan sebagian terjun ke laut.

Kapten kapal langsung mengirimkan sinyal marabahaya bahwa telah terjadi kedaruratan kapal.

Peristiwa ini pun langsung direspon oleh Badan SAR Nasional atau Basarnas. Kepala Basarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi langsung melakukan koordinasi dengan Basarnas Banten untuk misi penyelamatan. Basarnas kemudian menurunkan Helikopter jenis Dauphin Basarnas untuk melakukan evakuasi lewat udara. Saat bersamaan, Basarnas juga meminta bantuan unsur laut.

Helikopter jenis Dauphin Basarnas Saat tiba dilokasi terlihat melakukan evakuasi terhadap 1 korban yang mengalami kritis. Korban kemudian langsung dinaikan ke atas heli dan dibawa ke Dermaga 4 Pelabuhan Merak.

Penumpang lain yang ada di laut juga dievakuasi oleh kapal Basarnas dan kapal unsur laut lainnya. Penumpang berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke Dermaga 4.

Untuk diketahui, kejadian KMP Antar Nusa terbakar adalah simulasi yang digelar Basarnas dengan sejumlah otoritas pemerintah yang ada di Banten. Kejadian adalah simulasi dan bukan sebenarnya. Selain kecelakaan kapal penyeberangan, Basarnas juga memperagakan penyelematan kecelakaan darurat di jalan tol.

Kepala Basarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi mengatakan, simulasi yang dilakukan kali ini, untuk mengetahui kondisi kedaruratan terhadap moda transportasi air atau transportasi laut dalam menghadapi mudik Lebaran 2022.

“Seperti yang teman-teman lihat tadi, proeses penyelamatan yang kita lakukan sangat sigap. Dalam simulasi ini juga, mami didukung oleh KPLP, Lanal Banten dan Polaiurd. Kita tahu bersama untuk penyebrangan paling rame di sini, yaitu, Penyebrangan Merak dan Penyebrangan Bakauheni,” kata Marsdya TNI Henri kepada awak media usai simulasi.

Ia menambahkan, pada simulasi kali ini di wilayah Banten, Basarnas menyiapkan 617 kapal kecil dan satu kapal tipe 40 meter yaitu Kapal Petuka dan 3 kapal karet. Selain itu, Basarnas juga menyiapkam 1 kapal helikopter tipe Dolphine atau Dopang.

“Helikopter sendiri kita siagakan selama mudik lebaran sejak 7 hari sebelum lebaean dan +7 hari perayaan lebaran,” tambahnya.

Ia berkomintmen, Basarnas selalu kominten siaga selama 1×24 ham untuk menjamin keselamatan dan rasa aman bagi para pemudik. Dalam hal ini juga, ia pun menghimbau kepada masyarakat yang hendak akan melalukan perjalanan melalui jalur laut untuk lebih mempersiapkan diri apabila mengalami cuaca kurang memungkinkan atau kurang nyaman.

“Apabila terjadi hal seperti ini, lebih baik tunda perjalanan dan ikuti arahan yang dilakukam oleh ASDP. Sehingga nanti ya ASDP lah yang bisa menentukan apakah dalat berangkat atau tidak untuk semua kapal. Jadi mohon tidak melakukam Hal-hal yang tidak diinginkan terutama ada keinginan pulang tertata akibat cuaca dan melakukan hal-hal yang tidak terpuji,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen