20.1 C
New York
Senin, Juni 15, 2026
BerandaPeristiwaKeributan di Dermaga III Pelabuhan Merak, Pemudik Ngamuk Gegara Ada yang Serobot...

Keributan di Dermaga III Pelabuhan Merak, Pemudik Ngamuk Gegara Ada yang Serobot Antrean Kapal

-

CILEGON, SSC – Pemudik mengamuk di Dermaga III, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon saat Kapal Adinda Windu Karsa tengah memuat kendaraan, Sabtu (30/4/2022). Keributan itu dipicu lantaran ada pemudik lain yang menyerobot antrean.

Marah-marah pemudik tersebut terjadi sekitar pukul 14.20 WIB. Saat itu, Kapal Adinda Windu Karsa tengah memuat kendaraan pemudik. Disaat muatan kendaraan diatas kapal mulai penuh, pemudik yang mengantre di jalur sebelah kiri melihat ada kendaraan yang ada di jalur sebelah kanan menerobos antrean. Kondisi itupun membuat para pemudik mengamuk.

Puluhan pemudik pun ramai-ramai menggeruduk mulut kapal. Mereka kemudian mencari petugas kapal yang ada di dermaga III.

“Mana orang semua?,”ujar seorang pemudik.

Tak lama petugas kepolisian datang untuk menenangkan situasi. Pemudik tampak meluapkan kekesalan ke petugas kepolisian. Saat itu, salah satu pemudik bahkan menuding ada dugaan praktek pungli oleh oknum petugas yang berjaga meloloskan kendaraan yang tidak mengantre untuk masuk lebih dahulu ke dalam kapal.

Terlihat dalam situasi tersebut, petugas kepolisan masih berusaha untuk menenangkan emosi para pemudik.

Salah seorang pemudik, Robi mengaku, dia dan pemudik lain tidak terima ada pemudik yang didahulukan tanpa proses sistem antrean untuk naik kapal. Sementara dirinya telah mengantre lama.

“Kalau sebelah sini (jalur kiri) tadi, jalannya di belakang terus. Yang didahului sebelah (jalur) kanan,” tuturnya.

Robi mengaku kesal sudah mengantre di Dermaga III sejak pukul 11.00 WIB. Sampai kejadian terjadi, ia tak kunjung naik kapal.

“Saya sudah antre sejak dari jam 11.00 WIB di sebelah kiri,” tuturnya.

Terkait kejadian tersebut, Manajer Operasional PT Windu Karsa Cabang Merak, Togar Napitupulu dikonfirmasi memaklumi kejadian keributan di kapal yang dia kelola. Adanya kericuhan dianggapnya dinamika dalam pelayanan.

Togar kaget saat ditanya ada tudingan pemudik terhadap petugas yang berjaga meloloskan pemudik lain tanpa proses antrean dan terindikasi menerima pungli. Meski demikian, Ketua Gapasdap Merak ini menegaskan jika petugas kapal Adinda Windu Karsa telah diwanti-wanti untuk tidak bermain-main dalam pelayanan.

“Kalau ada pungli saya sikat, tetapi kalau adanya kesalahan sedikit harap dimaklumi,” tegasnya.

Togar meminta baik pemudik maupun petugas kapal saling memaklumi.

“Kita harus saling memaklumi, pemudik juga berjam-jam macet, kita juga sama petugas kita banyak yang tidak tidur, saling memaklumi saja,” ucapnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen