20.1 C
New York
Rabu, Mei 6, 2026
BerandaPeristiwaShelter Bus Trans Cilegon yang Habiskan Anggaran Rp 1,6 Miliar Kian Ironis

Shelter Bus Trans Cilegon yang Habiskan Anggaran Rp 1,6 Miliar Kian Ironis

-

CILEGON, SSC – Shelter Bus Trans Cilegon Mandiri yang ada di Jalan Lingkar Selatan (JLS), Kota Cilegon, kondisinya kian memprihatinkan. Shelter yang dibangun oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon dengan anggaran Rp 1,6 miliar kondisinya saat ini tak terurus dan terbengkalai.

Salah satu shelter yang ada di area Kecamatan Cibeber tampak kumuh. Pintu yang terbuat dari kaca tampak pecah dan tak terurus. Terlihat banyak pecahan kaca berceceran di lantai. Begitupun plafon juga sudah terlihat kusam. Tampak kondisi lampu nyaris lepas dan hampir jatuh. Aroma bau pesing di lokasi juga menyengat.

Salah satu warga, Joko mengaku prihatin dengan kondisi shelter tersebut. Shelter yang semestinya difungsikan sebagai tempat untuk mengangkut masyarakat menggunakan Bus Trans Cilegon malah tidak bermanfaat.

“Sayang saja udah hampir 4 tahun gak pernah difungsikan. Percuma saja diperbaiki terus, perbaiki terus tapi rusak lagi. Mending uangnya dipakai buat yang lain daripada begini terus kondisinya,” kata Joko kepada Selatsunda.com ditemui di Shelter JLS, Jumat (20/5/2022).

Sementara itu, Kabid Sarana dan Prasarana pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon, Pakalima saat dihubungi melalui panggilan telepon belum dapat dikonfirmasi. Panggilan yang dituju belum direspon.

Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon, Erick Airlangga mengaku prihatin dengan kondisi shelter yang tak terawat tersebut.

“Mau gimana lagi (shelter memprihatinkan). Mau di bongkar tapi banyak anggaran yang digunakan untuk membangun shelter ini. Anggarannya enggak tanggung-tanggung mencapai Rp 1,6 miliar,” ujar Erick.

Politisi Partai Golkar berharap jika terdapat anggaran perbaikan shelter sebaiknya digunakan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat.

“Dari pada buat perbaiki shelter lebih baik anggarannya untuk pasar. Lebih bermanfaat, gak mubazir kayak begini. Walikota dan wakil walikota harus segera berfikir hat-hal itu dapat difungsikan untuk hal-hal yang lebih baik,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2