CILEGON, Selatsunda.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cilegon dan DPRD Kota Cilegon melakukan penandatanganan pakta integritas dalam upaya pencegahan tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme, Penandangan tersebut diselenggarakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Cilegon, Senin (8/8/2022).
Hadir dalam penadatangan Kepala Kejari Cilegon, Ineke Indraswati, Ketua DPRD Kota Cilegon, Isro Mi’raj, Wakil Ketua I DPRD Cilegon, Hasbi Sidik, Wakil Ketua II DPRD Cilegon Nurrotul Uyun dan seluruh anggota DPRD Kota Cilegon serta jajaran pejabat Kejari Cilegon.
“Jadi penandatanganan pakta integritas antara Kejari dengan DPRD Kota Cilegon sesuai petunjuk Kepala Kejaksaan Tinggi Banten. Dengan pakta integritas ini DPRD Kota Cilegon mendukung pihak kejaksaan dalam mewujudkan Kota Cilegon bersih dari KKN,” ujar Kajari Cilegon, Ineke Indraswati.
Ineke menegaskan, pakta integritas ini ditekankan, agar seluruh anggota DPRD Kota Cilegon dilarang untuk menitip proyek pekerjaan maupun proyek apapun di pemerintahan yang bakal menimbulkan tindakan KKN.
“Iyah bisa semacam proyek yang bakal menimbulkan tindakan KKN. Maka dari itu, kita (Kejari Cilegon) membuka pendampingan hukum kepada seluruh anggota DPRD apabila ada indikasi atau menemukan adanya tindak pidana korupsi. Makannya kami tekankan adanya pencegahan,” jelas Ineke.
Ineke pun mengajak seluruh masyarakat Kota Cilegon untuk melaporkan apabila ada temuan terjadinya tindakan KKN.
“Silahkan kepada masyarakat apabila menemukan adanya tindakan korupsi bisa disampaikan kepada kami. Nanti kami (Kejari Cilegon) melihat seperti apa kasusnya (tindakan korupsinya). Tapi yang jelas, lebih baik mencegah daripada mengobati,” jelas Kejari.
Sementara, Ketua DPRD Kota Cilegon, Isro Mi’raj mengapresiasi langkah inovatif yang dilakukan oleh jajaran Kejari Cilegon dalam menindaklanjuti perintah Kejati Banten dengan menggelar pakta integritas dengan pihaknya.
“Tentu dalam pakta integritas ini perlu saya sampaikan ada 5 komitmen kami (DPRD) Cilegon akan kami lakukan bersama. Diantaranya, kami bertekat untuk menjadi role model dan agen perubahan anti korupsi kepada masyarakat. Kami, tidak akan memberi perintah, mengarahkan dan/atau menitipkan sesuatu apapun kepada satuan kerja,” beber Isro.
Politisi Partai Golkar ini pun secara tegas pakta integritas ini tidak hanya seremonial saja melainkan akan diaplikasikan dan realisasikan dengan cepat.
“Kami akan rapat internal untuk menindaklanjuti pakta integritas ini. Mungkin besok atau lusa, kita segera tindaklanjuti dengan seluruh anggota dprd kita lebuh integrasikan seluruhnya,” ucapnya. (Ully/Red)

