CILEGON, Selatsunda.com – Penyaluran BLT BBM (Bahan Bakar Minyak) di Kota Cilegon baru saja cair, Jumat (23/9/2022) pagi. Penyaluran BLT BBM langsung diberikan oleh Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar. Turut hadir, Walikota Cilegon, Helldy Agustian, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon, Ineke Indraswati, Dandim Cilegon, Komandan Kodim (Dandim) 0623 Cilegon Letkol Inf Ary Widyo Prasetyo, Wakapolres Cilegon, Kompol Andi Firmansyah, Kepala Dinas Sosia Provinsi Banten, Nurhana dan Kepala Dinas Sosial Kota Cilegon, Nurfatma.
Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar secara tegas menyampaikan kepada penerima agar uang BLT BBM dapat digunakan untuk membeli kebutuhan sesuai peruntukan bantuan itu sendiri.
“Jangan beli rokok atau kebutuhan tak berguna! Beli kebutuhan mendasar. Setiap keluarga punya kebutuhan yang beda-beda. Sesuaikan dengan kebutuhan,” kata Al Muktabar kepada awak media usai penyaluran BLT BBM di Kantor Samsat Cilegon, Jumat (23/9/2022).
Ia menambahkan, total penerima BLT BBM se-Provinsi Banten mencapai 75.613 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Banten.
“Dana BLT BBM menerima bantuan sebesar Rp150.000 per bulan kepada tiap KPM dalam empat bulan ke depan,” tambah Al Mutabar.
Kata Mantan Sekda Provinsi Banten menuturkan, jika pembiyaan BLT BBM ini bersumber dari 2 persen Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil dan BTT (Bantuan Tak Terduga) dengan total keseluruhan mencapai Rp 45 miliar.
“Rp 45 miliar ini kita bagikan ke 8 kabupaten/kota di Provinsi Banten. Sudah jelasnya, sumber uang ini dari rakyat, untuk rakyat dan untuk rakyat,” tuturnya.
Pemberitaan sebelumnya, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon, Nurfatma mengatakan, untuk tahap pertama, penerima pencairan BLT BBM ada sebanyak 100 penerima.
“Bantuan BLT BBM ini bersumber dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) milik Provinsi Banten,” kata Nurfatma kepada Selatsunda.com, Kamis (22/9/2022).
Mantan Kadis Perpustakaan Cilegon menuturkan, dari total 3.902 penerima ini tersebar di berbagai kecamatan di Kota Cilegon. Kecamatan Grogol sebanyak 204 KPM, Kecamatan Cibeber sebanyak 1.364 KPM, Kecamatan Cilegon sebanyak 945 KPM, Kecamatan Ciwandan sebanyak 229 KPM, Kecamatan Jombang sebanyak 414 KPM, Kecamatan Pulomerak sebanyak 375 KPM, Kecamatan Purwakarta sebanyak 154 KPM dan Kecamatan Citangkil 217 KPM.
“Untuk penerima BLT BBM diprioritaskan supir angkutan umum, nelayan, pengemudi, ojek, pelaku usaha mikro dan war miskin yang rentan miskin. Kendati demikian data tersebut selalu diverifikasi dan validasi untuk memastikan bansos tepat sasaran,” tuturnya. (Ully/Red)

