CILEGON, SSC – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon akhirnya menetapkan 2 direktur BPRS Cilegon Mandiri (BPRS-CM). Penetapan 2 direktur berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) yang dilaksanakan di Rumah Dinas Walikota Cilegon, Senin (16/1/2023).
Dua Direktur BPRS-CM yang ditunjuk yakni, Direktur Bisnis dijabat oleh Yoyo Hartoyo dan Direktur Operasional dan Kepatuhan dijabat oleh Zamroni Tama. Penunjukan dua direksi ini atas keputusan Walikota Cilegon nomor 539/Kep.02/Tanggal 2 Januari 2023 Tentang Penetapan Calon Direksi Terpilih Badan Usaha Milik Daerah PT BPR Syariah Cilegon Mandiri.
Walikota Cilegon Helldy Agustian mengatakan, penetapan direksi telah sesuai dengan proses seleksi yang telah dilaksanakan pada 2022 lalu.
“Kita diskusi, ini kan kebutuhan dari direktur utama, kita kan bisa melihat siapa yang memiliki kapasitas dan kompetensi, dari hasil itu proses kelulusan dan pengalaman dan sebagainya, Alhamdulillah Pak Yoyo sebagai direktur bisnis dan Pak Zamroni sebagai Direktur Operasional dan Kepatuhan,” kata Helldy usai RUPS-LB.
Dengan telah diisinya jabatan kosong tersebut, kata Helldy, dirinya meminta adanya progres nyata dari ketiga direksi untuk mengembangkan bisnis di BPRS-CM.
“Jadi sudah ada tiga, (Direktur Utama) Pak Novran ini PR-nya sudah selesai, dalam arti kemarin kan sudah dicabut pengawasan OJK (Otoritas Jasa Keuangan),” ujar Helldy.
Helldy juga meminta agar BPRS-CM mampu menghidupkan dan mengembangkan perekonimian dan usaha para pelaku UMKM di Cilegon serta bisa bekerjasama dengan industri di Cilegon.
“Kota tidak meminta sesuatu di luar, daripada melanggar hukum atau apa,” terangnya.
Di tempat yang sama, Direktur Bisnis BPRSCM Yoyo Hartoyo mengaku siap dengan amanah yang diberikan kepadanya untuk mengembangkan usaha dan pendapatan di BPRS-CM.
“Arah kita pemberdayaan UKM (Usaha Kecil Menengah). Terus kami akan menciptakan program sinergi dengan industri, saya yakin peluang akan sangat banyak,” tuturnya.
Yoyo mengaku jika dirinta memunyai pengalaman kerja di Bank Bukopin.
“Saya pernah di Bank swasta nasional 16 tahun, saya di Bank Bukopin 16 tahun. Saya membentuk koperasi dengan teman-teman untuk spesialis pembiayaan pensiunan, kami punya tenaga pemasar dari Sabang sampai Merauke,” ungkapnya.
Direktur Operasional dan Kepatuhan Zamroni Tama mengaku akan bekerja dan berkolaborasi dengan berbagai stakeholder.
“Saya kira bukan suatu hal yang sulit, saya berpengalaman. Sebelum di BPR Syariah Cilegon saya sama dengan Pak Yoyo di Bukopin Banyuwangi,” tuturnya. (Ully/Red)

