CILEGON, SSC – Walikota Cilegon, Helldy Agustian menegaskan tidak ada praktik jual beli jabatan dalam pemerintahan yang dipimpinnya. Hal itu ditegaskannya saat melantik 518 pejabat fungsional di Halaman Kantor Walikota Cilegon, Senin (16/1/2023).
“Tidak ada bayar membayar atau kongkalikong untuk pelantikan ini. Atau hal-hal yang lain yang kaitanya dengan pelantikan ini. Kita (Pemkot Cilegon) punya pemerintahan yang transparan dan tidak ada tertutup. Tidak ada bayar membayar semua haram buat saya. Tunjukan kepada saya kalau kalian layak untuk diangkat,” kata Helldy kepada Selatsunda.com usai pelantikan.
Helldy menginginkan, pejabat yang dilantik ini mampu menjalankan tugas dan amanah yang diberikan untuk melayani masyarakat dengan serius dan tanggung jawab.
“Saya ingin semua pejabat yang dilantik ini mampu melayani masyarakat bukan dilayani,” ujar Helldy.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Cilegon, Achmad Jubaedi menjelaskan, jika pada Hari ini sebanyak 518 pejabat fungsional dilantik Walikota Cilegon. Kata Juaedi, pejabat fungsional berhak dan berkesempatan untuk mendapatkan promosi ke jabatan struktrural.
“Kalau ada kesempatan yang tadinya di fungsional ke struktural boleh kok. Tetapi, jika dia (jabatan) tersebut dinyatakan lulus dan angka kreditnya besar. Dan ada juga dulu dia jabatan fungsional tentang kewirausahaan tapi dia berpindah ke Jabatan Analis SDM (Sumber Daya Manusia), tapi dengan catatan, harus dilakukan uji komptensi di perencanaannya,” pungkas Jubaedi. (Ully/Red)

