CILEGON, SSC – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cilegon mulai membuka pendaftaran Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS), Hari ini, Selasa (2/1/2024).
Ketua Bawaslu Kota Cilegon, Alam Arcy Ashari mengatakan, pendaftaran rekrutmen Pengawas TPS dibuka selama 5 hari sejak Selasa (2/1/2024) hingga Sabtu (6/1/2024). Pada perekrutan tersebut, Bawaslu Kota Cilegon membutuhkan sebanyak 1.253 Pengawas TPS.
“Sudah hari ini perekrutan pembukaan hari pertama PTPS sampai tanggal 6 Januari di gelombang pertama. Jadi Bawaslu merekrut Pengawas TPS. Karena pengawas TPS ini sesuai Perbawaslu Nomor 1 Tahun 2020. Yang bertugas, dibentuk oleh Panwaslu kecamatan untuk membantu panwaslu kelurahan atau desa. Dengan jumlah 1.253, sesuai TPS. Per TPS satu orang,” ungkap Alam.
Sejauh ini pada hari pertama pembukaan, kata Alam sudah ada yang melakukan pendaftaran. Pelamar yang mendaftar datang dari berbagai kecamatan di Cilegon.
“Sudah ada, kalau saya lihat tadi dari laporan teman-teman dari pagi, sudah banyak berdatangan. Dari Cibeber dari Grogol dari Jombang, Alhamdulillah. Sudah masif kita sosialisasi juga, Kemarin,” tuturnya.
Alam menerangkan, pengawas TPS akan bekerja selama satu bulan sebelum pemungutan suara.
“Untuk masa kerja itu 1 bulan sebelum pemungutan suara,” paparnya.
Alam menjelaskan, terdapat sejumlah persyaratan dalam mendaftar sebagai Pengawas TPS. Pada pendaftaran Pengawas TPS di Pemilu 2024, pendaftar minimal usia 21 tahun. Kemudian juga berdomisili di kecamatan setempat sesuai dengan domisili pendaftar.
“Untuk pengawas TPS, itu persyaratannya pertama yang berbeda dari segi usia. Dulu itu pengawas TPS minimal 25 tahun, nah untuk tahun ini di Pemilu 2024 minimal 21 tahun sudah bisa mendaftar untuk pengawas TPS,” terangnya.
“Jadi (pendaftar) harus sesuai wilayah, kecamatannya, baru itu bisa. Prioritas kita sesuai kecamatan dahulu,” ucapnya.
Pada prinsipnya, kata dia, masyarakat Cilegon dipersilakan untuk mendaftar sebagai Pengawas TPS. Nantinya pendaftaran diseleksi sesuai dengan persyaratan yang berlaku.
“Nanti kan ada proses seleksinya. Ada wawancara pemeriksaan adminstrasi dan sebagainya. Itu yang menjadi selektif nanti untuk Pengawas TPS kedepannya,” pungkasnya. (Ronald/Red)

