CILEGON, SSC – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten sebagai operator Pelabuhan Ciwandan tengah melakukan persiapan dalam menghadapi Mudik Lebaran 2024. Salah satu yang disiapkan yakni menyediakan lahan parkir untuk menampung kendaraan pemudik motor.
General Manajer PT Pelindo Regional 2 Banten, Yohanes Wibowo Situmeang mengatakan, pihaknya pada Mudik Lebaran tahun ini menyiapkan lahan parkir untuk motor dan truk. Untuk lahan parkir motor disiapkan dapat menampung sekitar 2 ribu kendaraan.
“Kapasitas parkir untuk motor buffer nya bisa sampai 2 ribu. Kalau truk bisa sampai 200 truk untuk golongan VII dan VI. Karena sekarang golongan VIII dan IX sesuai arahan sudah dialihkan ke BBJ,” ujar Yohanes ditemui di usai Rapat Koordinasi di Pelabuhan Merak, Sabtu (23/3/2024).
Yohanes menyatakan, terdapat tiga dermaga yang disiapkan untuk pemudik motor dan truk. Yakni dermaga 5, dermaga 3 dan dermaga 7.
“Kalau dermaganya sebenarnya 1 panjang, itu bisa sampai tiga kapal, maksimal kalau kapal (kedalaman) dibawah 200 meter,” terangnya.
“Jadi dia (dermaga) nyambung. Kita ada dermaga 3, 7 dan 5. Itu sampai 3 kapal sandar,” sambungnya.
Selain lahan parkir dan dermaga, kata Yohanes, kapal juga disiapkan berkoodisnasi dengan PT ASDP. Pada Mudik Lebaran tahun ini disiapkan sebanyak 10 kapal. Di mana kapal disesuaikan dengan spesifikasi dermaga yang ada di Pelabuhan Ciwandan.
“Kalau kapal sesuai info dari ASDP, 10 kapal di Pelindo. Memang nggak bisa sembarang kapal, karena ketinggian dermaga itu dan dermaga samping yang dipakai di Pelindo. Kalau di BBJ rampdoor depan, kalau Ciwandan rampdoor samping,” terangnya.
Yohanes mengungkapkan, persiapan pada Mudik Lebaran tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Hanya pada tahun ini truk yang diangkut di Pelabuhan Ciwandan khusus golongan VI dan VII.
“Secara operasional mungkin sama dengan tahun lalu. Cuman memang (tahun lalu) kendalanya ada truk golongan VIII masuk ke Ciwandan sehingga saat manuver masuk ke kapal itu ada kesulitan karena panjang truk. Nah tahun ini hanya sampai dengan golongan VII, sehingga kami harapkan pada saat operasional angkut truk ke kapal tidak ada kesulitan seperti tahun lalu,” pungkasnya. (Ronald/Red)

