CILEGON, SSC – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon akan mnggelontorkan dana senilai Rp 96 miliar untuk menyelesaikan hutang kepada pihak ketiga. Pembayaran tersebut dilakukan secara bertahap.
Hal ini terungkap dalam rapat dinas yang langsung dihadiri Walikota Cilegon, Helldy Agustian, Sekda Kota Cilegom, Maman Mauludin dan para pejabat eselon II Setda Kota Cilegon, siang tadi secara tertutup.
Diungkapkan Walikota Cilegon, Helldy Agustian, Pemkot Cilegon baru bisa membayarkan hutang kepada pihak ketiga yang rencananya akan dimulai secara bertahap. Sementara untuk honor guru madrasah saat ini Pemkot masih menunggu keputusan dari BPK (Badan Pengelolaan Keuangan) RI Banten.
“Kenapa lama pembayarannya, Karena kita (Pemkot Cilegon) mempelajari dulu aturan dan ketentuan terlebih dulu. Insa Allah, mulai Senin (17/2/2025) kita akan membayar pihak ketiga dulu. Dan masing-masing sudah ada kuotanya,” kata Helldy kepada awak media usai rapat tertutup dengan OPD yang digelar di Aula Setda II Kota Cilegon, Jumat (14/2/2025).
Helldy menambahkan, pembayaran hutang untuk pihak ketiga ditargetkan selesai pada Kamis (20/2/2025) mendatang atau di awal Maret 2025. Pemkot Cilegon juga sudah menggeluarkan Perwal (Peraturan Walikota) 1-2 terkait hal ini.
“Kemungkinan besar kita mengejar sampai di tanggal 2p Febuari 2025. Tapi kalau tidak selesai di tanggal 20 Febuari, tapi saya jamin PAD kita sudah ada tinggal proses aja semua itu. Telat-telat penyelesaian pembayaran itu di awal Meret 2025 nanti,” tambah Helldy.
Politisi Partai Gerindra ini mengaku, secara total, Pemkot Cilegon memiliki hutang kepada pihak ketiga, guru madrasah dan linmas sebesar Rp 116 miliar. Meski begitu, Helldy pun menjamin PAD kota Cilegon saat ini sudah mampu membayarkan semua hutang yang belum dibayarkan.
“Total semua Rp 116 miliar. Namun untuk honor saat ini tengah berproses sambil menunggu keputusan pihak BPK. Tadi TAPD (Tim Anggaran Pendapatan Daerah) Kota Cilegon sudah melakukan rapat secara keseluruhan. Untuk jelasnya, nanti ke Pak Sekda (Maman Mauludin) saja,” ujarnya. (Ully/Red)

