20.1 C
New York
Jumat, Mei 1, 2026
BerandaPemerintahanWalikota Cilegon Robinsar Pastikan Masyarakat Grogol-Merak Nikmati Air Bersih di 2027

Walikota Cilegon Robinsar Pastikan Masyarakat Grogol-Merak Nikmati Air Bersih di 2027

-

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon memastikan masyarakat yang tinggal di wilayah Kecamatan Grogol dan Merak khususnya di perbukitan akan menikmati air bersih di Tahun 2027. Hal ini disampaikan Walikota Cilegon Robinsar saat Groundbreaking Pemasangan Jaringan Pipa Distribusi Pelayanan Air Bersih di Lingkungan Cikuasa, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Jumat (24/10/2025).

Robinsar bersyukur saat ini sudah dilakukan groundbreaking pemasangan jaringan pipa. Ia mengakui, memang dalam menjalankan tahapan pembangunan jaringan pipa induk di Merak dan Grogol tergolong agak lambat karena banyak perizinan yang harus ditempuh baik dari Direktorat Jenderal Kereta Api (DJKA) Kemenhub dan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Hal itu ditempuh karena pemasangan pipa berada di jalur KAI dan ada yang bersinggungan  dengan rel kereta api.

Robinsar mengungkapkan, jaringan pipa induk akan di pasang mulai dari area dekat PT Ineos hingga Suralaya sepanjang 12 kilometer. Untuk Pemasangan pipa sekmen pertama akan dipasang dari Ineos hingga area PT ASDP Merak. Sekmen kedua dari ASDP hingga Lebak Gede dan sekmen ketiga dari Lebak Gede hingga Suralaya.

Pemasangan pipa air tiga sekmen itu akan dibangun mulai tahun ini hingga tahun 2026. Sehingga pada 2027, masyarakat yang tinggal di perbukitan sudah dapat menikmati air bersih.

“Jadi 2026 itu, pipanisasi induknya, nyambung semua dari ujung ke ujung. Tinggal 2026 dan maksimal 2027, pipanisasi langsung kerumah tangga masing -masing. Jadi itu pola langkahnya  sedang kami lakukan. Jadi Insya Allah di 2027 selesai persoalan air di Merak dan Grogol,” ucapnya.

Ditengah tahapan pembangunan pipa air ini, Robinsar meminta agar Lurah dan Camat di Wilayah Grogol dan Merak mendata masyarakat yang mengalami krisis air. Termasuk juga wilayah perbukitan Gunung Batur.

“Pipanya kan dari sini dulu (Grogol-Merak). Pipa kita buat dulu dari ujung sampai ujung. Dari pipa induknya ke rumah masing-masing.  Nanti (Gunung Batur), tahap berikutnya. Sekarang tahap pipanisasi, Pak Lurah, Pak Camat, Bu Lurah, mendata lingkungan mana saja yang membutuhkan air agar 2026 dan 2027 diimplementasi,” terangnya.

Prinsipnya, kata Robinsar, air adalah sumber kehidupan bagi masyarakat. Tentu sudah menjadi kewajiban atas nama pemerintah untuk memastikan yang menjadi kebutuhan dasar di masyarakat.  Pemerintah menjembati, memastikan dan menfasilitasi agar penyediaan air bersih sampai ke masyarakat.

Diakuinya, memang wilayah Merak dan Grogol tergolong daerah yang sulit akan air. Dengan adanya pembangunan pipa air ini menjadi solusi bagi masyarakat tidak lagi kesulitan air bersih.

“Makanya kita pastikan, kita sambung pipa sampai ke rumah masing masing. Itu langkah konkriet, solusi yang pasti agar ketersediaan air terpenuhi,” ungkapnya.

Robinsar menyinggung Pemkot, KAI, DJKA dan pelaksana proyek dapat berkolaborasi. Karena pekerjaan pembangunan pipa air berada di area dan ada yang besinggungan dengan rel kereta api.

“Kita melakukan ijin ke KAI, prinsipnya mereka akan monitor dan mengawasi dan memberikan guidence. Kami yakin dari kontraktor, pemenang pekerjan ini juga koordinasi, mengkomunikasikan, kordinasikan, menginformasikan juga langkah-langkahnya sesua relnya, karena risikonya tinggi,” tuturnya.

Sementara Direktur Perumda Air Minum Cilegon Mandiri, Ihwan Kurniawan menambahkan, pembangunan pipa iar terbagi tiga sekmen. Pihaknya akan membangun pipa pada sekmen satu denga nanggaran Rp 4 miliar, sementara sekmen kedua dan ketiga kewenangan DPUPR.

“Tahap satu ini kita kurang lebih hampri 4 miliar, pipa dan pekerjaannya. Sekmen pertama itu kita kerjakan, sekemen kedua dan tiga dpupr yang mengerjakan. Nah kta sekmen pertama, pu sekmen dua dan tiga akan meneruskan apa yang kita lakukan di sekmen satu,” paparnya.

Perwakilan Daerah Operasional I Jakarta PT KAI, Kartono menyatakan, ada sebanyak tiga titik perlintasan kereta api yang bersinggungan dengan pelaksanaan pembangunan pipa. Maka dari itu untuk mengawasinya, pihaknya bersama dengan Perumda Cilegon Mandiri akan turun ke lapangan.

“Paling keselamatan dalam keamanan perjalanan kereta apinya. Nanti kami dengan tim pdam turun bareng demi keselamtan kami mengawal, terutama untuk yang crossing,” paparnya.

“Kita kolaborasi saja, yang penting saat pemasangan nanti akan didampingi tim kami. Nanti kemanan perjalanan kereta api tidak terganggu,” pungkasnya. (Ronald/Red)

Administrator
Administratorhttps://selatsunda.com
Selatsunda.com adalah portal berita yang menyajikan informasi terkini, baik peristiwa, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, maritim dan lifestyle di Banten maupun Nasional.
- Advertisment -DEWAN 2