20.1 C
New York
Selasa, Mei 5, 2026
Beranda Peristiwa Jumlah Penduduk Kota Cilegon Melejit, Kota Industri Jadi Magnet Urbanisasi

Jumlah Penduduk Kota Cilegon Melejit, Kota Industri Jadi Magnet Urbanisasi

0
595
Ilustrasi. Penumpang saat berada di Terminal Terpadu Merak, Kota Cilegon. (Foto Selatsunda.com)

CILEGON, SSC – Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cilegon mencatat jumlah penduduk Kota Cilegon pada semester I Tahun 2025 telah mencapai 483.015 jiwa. Sedangkan pada 2024 jumlah penduduk di Cilegon mencapai 476.867 jiwa.

Demikian disampaikan Kepala Disdukcapil Kota Cilegon,  Efa Syarifah mengatakan, Kota Cilegon yang merupakan kota industri masih menjadi magnet oleh para pendatang untuk mencari pekerjaan. Setiap tahunya terjadi peningkatan 3.000 hingga 4.000 jiwa tinggal di Kota Cilegon.

Kepala Disdukcapil Kota Cilegon, Efa Syarifah

“Per 31 Desember 2024 jumlah penduduk berdasarkan DKB semester 1 tahun 2024 mencapai 476.867 jiwa. Sedangkan DKB semester 1/2025 hingga tanggal 12 November jumlah penduduk telah mencapai 483.015 jiwa,” kata Eva, Kamis (13/11/2025).

Selain sebagai kota industri, kata Efa, faktor lainnya yakni pelayanan publik yang semakin dimudahkan, program Beasiswa Juare, program beasiswa full sarjana, program kesehatan gratis melalui E-KTP dan mudik gratis untuk masyarakat.

“Pemerintah dalam hal ini tidak bisa melarang siapapun untuk tinggal di Kota Cilegon. Karena semua warga Indonesia memiliki hak yang sama. Kami hanya bisa meminta keterangan pindah dari mereka ketika mengurus surat pindah. Nanti akan jelas, tujuan mereka pindah apa? Sudah bekerja atau belum bekerja,” jelasnya.

Plt Kepala Bidang Pendaftaran dan Penduduk Disdukcapil Kota Cilegon, Robi Santika, menjelaskan Disdukcapil Cilegon dalam perekaman dan penertiban dokumen kependudukan terus berupaya mencapai target nasional yang ditetapkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yakni 99 persen penyelesaian.

“Capaian kita sudah sangat baik, termasuk dalam penerbitan KIA (Kartu Identitas Anak). Target nasional 60 persen, di Cilegon sudah tembus 80 persen lebih,” tegasnya.

Selain itu, Robi menambahkan adanya peningkatan perekaman KTP-el khusus bagi pelajar usia 16–17 tahun yang kini mulai banyak dilakukan di sekolah-sekolah.

“Anak-anak SMA kelas 11 dan 12 sudah kita jemput bola langsung ke sekolah. Jadi tingkat kepemilikan KTP-el di usia produktif ini semakin meningkat,” ujarnya.

Robi juga menegaskan bahwa berbagai indikator kerja sama antara Disdukcapil Kota Cilegon dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri berjalan baik dan melampaui target.

“Alhamdulillah, baik dari sisi penambahan data, perekaman, maupun pencatatan sipil lainnya, semuanya tercapai. Bahkan ada penambahan hampir 10 ribu jiwa dibandingkan tahun sebelumnya,” jelasnya.

Dengan pencapaian ini, Disdukcapil Kota Cilegon optimis dapat terus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya tertib administrasi kependudukan di daerah. (Ully/Red)