20.1 C
New York
Selasa, Juni 16, 2026
Beranda Peristiwa Pemkot Cilegon Bangun Kawasan Tugu Baja  Sediakan Tempat ‘Healing’ untuk Masyarakat

Pemkot Cilegon Bangun Kawasan Tugu Baja  Sediakan Tempat ‘Healing’ untuk Masyarakat

0
680

CILEGON, SSC – Walikota Cilegon, Robinsar meresmikan Kawasan Tugu Baja yang berlokasi di depan Landmark Kota Cilegon, Senin (22/12/2025) malam. Tugu Baja ini disebut akan menjadi tempat ‘healing’ untuk masyarakat Kota Cilegon. Pembangunan Tugu Baja ini bersumber dari APBD Kota Cilegon sebesar Rp 2,4 miliar.

Walikota Cilegon, Robinsar mengatakan, pembangunan Landmark Cilegon ini dibangun sejak 2015 silam. Dengan ikon Landmark ini, menjadikan Pemkot Cilegon melakukan revitalisasi agar bisa bertransformasi menjadi ruang publik modern yang representatif sebagai sarana wisata gratis bagi masyarakat.

“Pengerjaan Tugu Baja ini dikerjakan selama 3 bulan. Dan alhamdulillah rampung sebelum Desember 2025. Keberadaan tugu ini mampu menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat akan tempat rekreasi di tengah padatnya aktivitas kota industri,” kata Robinsar usai peresmian.

Ia mengungkapkan bahwa pembangunan kawasan ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam merespons hasil survei yang menempatkan Cilegon sebagai salah satu daerah dengan tingkat stres masyarakat yang cukup tinggi di Provinsi Banten.

“Cilegon merupakan kota industri dengan aktivitas kerja yang sangat padat. Karena itu, masyarakat membutuhkan ruang publik atau tempat healing yang representatif. Kami optimalkan fungsi tugu ini agar tidak hanya sekadar tugu, tapi menjadi tempat yang nyaman untuk menikmati suasana malam kota,” ujarnya.

Kawasan yang sebelumnya kerap digunakan sebagai lahan parkir liar dan terlihat kurang terurus tersebut, kini telah dilengkapi dengan berbagai spot foto dan area duduk yang tertata rapi tanpa menghilangkan bentuk asli tugu sebagai warisan pemimpin terdahulu.

Kepala DPUPR Kota Cilegon, Tb Dendi, menambahkan bahwa proyek revitalisasi ini menghabiskan anggaran sebesar Rp2,4 miliar. Pengerjaan dilakukan secara maraton sejak akhir September hingga Desember 2025.

“Intinya kami ingin memberikan kenyamanan bagi warga yang tinggal di Cilegon. Wajah kota yang awalnya hanya sekadar tempat perlintasan, kini berubah menjadi tempat wisata, berkumpul, serta pusat aktivitas sosial dan ekonomi,” jelas Dendi.

Selain fisik bangunan, Pemkot Cilegon juga fokus pada estetika kota dengan melakukan penertiban kabel udara. Proses pemotongan kabel dan penurunan tiang provider sudah mulai berjalan di kawasan tersebut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan BPJN karena ini aset jalan nasional. Untuk kabel dan tiang provider, kami targetkan benar-benar bersih dan hilang dari kawasan ini pada akhir Januari mendatang,” tegasnya.

Program revitalisasi wajah kota ini dipastikan tidak akan berhenti di Tugu Baja saja. Pemkot Cilegon berencana melakukan penataan secara bertahap mulai dari kawasan Simpang hingga PCI.

“Setiap kawasan nantinya akan mengusung konsep tematik yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing wilayah guna menciptakan identitas kota yang lebih kuat dan nyaman,” pungkasnya. (Ully/Red)