
CILEGON, SSC – PT ASDP memprediksi puncak arus mudik penumpang pada angkutan Natal 2025 di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon akan terjadi pada dua hari dan satu hari sebelum pelaksanaan Hari Natal.
“Prediksi puncak Natal tanggal 23 dan 24 Desember, jadi kemungkinan besok dan lusa diprediksi puncak dari arus penumpang,” ungkap Direktur Utama PT ASDP, Heru Widodo kepada awak media di Dermaga Eksekutif, Pelabuhan Merak, Senin (22/12/2025).
Tentunya dengan prediksi tersebut, kata Heru, seluruh pihak harus bersiap-siap. Karena BMKG memprediksi cuaca ektrem akan terjadi di Selat Sunda, Banten. Hal itu tentunya perlu menjadi atensi serius semua pihak.
“Tentunya kta harus bersiap siap, waspada. Karena memang prediksi mengenai cuaca ektrem terjadi di Selat Sunda, itu juga harus menjadi perhatian serius untuk kita semua . bukan hanya penumpang tetapi operator kapal dan operator pelabuhan juga,” paparnya.
Heru menegaskan penting agar nakoda kapal meningkatkan kecakapan dalam mengemudi kapal saat berlayar.
Ia mengungkapkan, yang terpenting dalam mengantisipasi cuaca buruk harus dilakukan kolaborasi semua stakeholder. Baik pihaknya, Kepolisian, BMKG, KSOP dan lainnya. Kolaborasi penanganan ini menjadi kunci penting. Karena kapal yang beroperasi harus mempertimbangkan rekomendasi BMKG.
Manakala rekomendasi cuaca stabil, maka kapal dapat beroperasi lancar. Sebaliknya jika kondisi cuaca buruk, maka kapal disarankan untuk tidak beroperasi. Menurutnya, keselamatan kapal dalam berlayar menjadi hal yang paling utama untuk diperhatikan.
“Kalau rekmoendasinya BMKG, cuaca aman, kita beroperasi. Tetapi kalau rekomendasi dari BMKG cuaca buruk, dan kita tidak disarankan untuk beroperasi maka kita harus mematuhini. Karena safety itu hal yang utama, tidak bisa ditawar lagi,” ucapnya.
Heru turut menyinggung, bahwa ASDP memastikan kapal-kapal yang beroperasi di Pelabuhan Merak sudah dinyatakan laik untuk jalan.
“Kami pastikan kapal kita layak laut semua,” ucapnya.
Ia menyatakan, normalnya kapal yang melayani penumpang di Pelabuhan Merak ada sebanyak 32 kapal. Bilamana terjadi lonjakan penumpang maka pihaknya akan menambah kapal.
Diketahui, saat ini pemerintah mengoperasikan 4 pelabuhan di Banten untuk melayani penyeberangan menuju Lampung. Keempat pelabuhan itu yakni Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan, Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) Bojonegara dan Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera.
“Kalau Ciwandan ada 9 kapal, BBJ 6 kapal dan sisanya ada di Merak,” pungkas Heru. (Ronald/Red)




