
CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon melakukan penandatanganan kesepakatan bersama atau memorandum of understanding (Mou) dengan PT Krakatau Steel (KS) di Rumah Dinas Walikota, Rabu (21/1/2026). Teken Mou tersebut terkait rencana pembangunan akses jalan Pelabuhan Cilegon dalam mendukung peningkatan investasi.
Mou tersebut ditanda tangani langsung oleh Walikota Cilegon, Robinsar dan Direktur PT Krakatau Steel, Akbar Johan.
Walikota Robinsar bersyukur MoU pembangunan akeses jalan Pelabuhan Cilegon telah terlasana. Ia menyatakan, saat ini rencana pembangunan Pelabuhan Cilegon oleh PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) selaku pengelola lahan warnasari ada dua yakni pembangunan akses jalan dan pelabuhan. Dengan langkah awal Mou pembangunan akses jalan, pemanfaatan aset sudah dimulai.
“Alhamdulillah hari ini kami sudah MoU. Karena PR-nya lahan PCM itu dua dalam rangka pemanfaatan aset. Pertama akses jalan yang kedua permodalan. Minimal aksesnya sudah terselesaikan dengan Pak Akbar,” ujar Robinsar usai Mou kepada awak media.
Robinsar menyatakan, bila pembangunan akses jalan telah terselesaikan ke depan tinggal membahas tentang investasi yang dapat dikerjaksamakan. Baik dalam mendukung program Pemerintah Pusat dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ataupun yang lainnya. Intinya, kata Robinsar, Pemkot dan KS terbuka.
“Setelah akses sudah selesai, tinggal bicara modal. Yang modal banyak, tinggal kita investasikan dan kita kerja samakan baik untuk pengembangan kawasan ekonomi khusus ataupun untuk pembangunan pelabuhan dan memenuhi fasilitas yang ada di kawasan. Intinya semuanya terbuka dan prinsipnya persoalan terselesaikan tinggal nanti mana yang siap, cepat dan menguntungkan untuk Pemerintah Kota Cilegon,” ucapnya.
Pembangunan akses jalan, kata Robinsar, bukan di lokasi akses jalan yang telah ada. Akses jalan akan dibangun melewati lahan KS, lalu lahan Warnasari kemudian tembus jalan utama kawasan industri.
“Itu (bukan di bangun di jalan existing), ada pipa, memang tidak direkomendasikan. Makanya MoU hari ini dari samping Lotte tembus ke Jalan Amerika. Dari Osaka (Krakatau Osaka Steel) itu, tembus ke Jalan Amerika,” paparnya.
Prinsipnya, pembangunan akses jalan Pelabuhan Cilegon seiring dengan program Presiden RI, Prabowo Subianto dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen. Tentunya untuk mendukung itu perlu mempermudah investasi di Cilegon.
“Kita juga ingin membantu, Pak Presiden punya program ekonomi naik 8 persen tentunya butuh investasi. Dalam rangka mempermudah segala bentuk investasi, kita komunikasikan, langkah-langkah itu,” terangnya.
Sementara, Dirut PT KS, Akbar Johan mengatakan, Mou yang dilasanakan adalah visi besar Kota Cilegon. Di mana kota industri yang dinilai paling siap ekosistemnya di Indonesia ada di Kota Cilegon, Provinsi Banten.
Akbar menyatakan, MoU ini dilandaskan pemanfaatan aset negara yang dilakukan bersama-sama. Aset dioptimalisasi untuk memberikan dampak ekonomi untuk Kota Cilegon.
“Acara hari ini dilandaskan oleh good will, bagamana aset negara aset pemrintah kita, aset BUMN, ini bisa dioptimalisasikan sehingga memberikan dampak ekonomi kepada pemerintah kota,” paparnya.
Krakatau Steel sebagai ekosistem Danantara, kata Akbar, tentu akan memberikan manfaat semaksimal mungkin dengan memberdayakan seluruh aset, seluruh jaringan, kemampuan, SDM, bersama dengan Pemkot Cilegon.
Saat ini dalam rangka mendukung program Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), kata Akbar, KS memiliki 500 hektar. Rencananya akan diperluas hingga 10ribu hektar. Tentu pihaknya mempunyai harapan besar agar KEK dapat terwujud sehingga memberikan dampak kepada Pemkot Cilegon.
“Sekarang itu yang sudah kita miliki hampir 500 hektar rencananya akan menjadi ke 2ribu bahkan ke 10ribu hektar. Tentu kita punya harapan yang jauh lebih besar sehingga memberi dampak jauh lebih besar kepada pemreirnah kota,” pungkas Akbar. (Ronald/Red)




