20.1 C
New York
Minggu, Mei 24, 2026
Beranda Peristiwa Honor Guru Madrasah di Cilegon Bakal Naik Secara Bertahap

Honor Guru Madrasah di Cilegon Bakal Naik Secara Bertahap

0
304

CILEGON, SSC – Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cilegon, Amin Hidayat menyatakan, jika Pemkot Cilegon akan menaikan honor guru mandrasah secara bertahap. Hal ini dikarenakan, kondisi keuangan di Cilegon mengalami pengurangan dari Pemerintah Pusat. Kenaikan honor guru madrasah dan guru ngaji ini, sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap dedikasi para guru dalam membangun karakter dan mentalitas generasi muda di Cilegon.

“Sebenarnya janji politik Pak Walikota (Robinsar) dan Pak Wakil Walikota Cilegon naiknya sebesar Rp 1 juta per guru. Namun, karena kondisi kemampuan APBD Cilegon otomatis akan bertahap. Kenaikannya sekitar Rp 53 ribu dari honor sebelumnya. Meskipun mungkin belum sesuai harapan maksimal, kita harus bersyukur pemerintah terus mengusahakan peningkatan ini,” kata Amin ditemui di Aula Kominfo Setda Kota Cilegon,  Rabu (11/2/2026).

Ia merinci, berdasarkan data untuk honor guru madrasah saat ini baru Rp 675.000, guru FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah) sebesar Rp 575.000, honor guru ngaji masjid Rp 525.000 dan honor guru  TPQ & guru ngaji lingkungan Rp Rp375.00.

“Secara total saja, guru madrasah yang tercatat di Kemenag Cilegon ada sebanyak 6.750 guru yang masuk dalam pendataan. Wali Kota dan Wakil Wali Kota sebenarnya memiliki semangat untuk mendorong honor hingga Rp1 juta. Namun, setelah dihitung secara teknis anggaran tahun ini belum mencukupi untuk angka tersebut, sehingga disepakati kenaikan dilakukan secara berkelanjutan setiap tahunnya,” tambahnya.

Seiring dengan adanya kenaikan honor ini, pemerintah menitipkan pesan agar para tenaga honorer semakin meningkatkan kualitas pengabdiannya kepada masyarakat. Para guru diharapkan tetap semangat mensukseskan program-program pendidikan keagamaan di wilayah masing-masing.

Pihak Kemenag menegaskan akan terus mengawal dan mendorong agar kenaikan ini bisa dirasakan secara merata oleh seluruh sektor, mengingat penerima hibah di Kota Cilegon tidak hanya dari sektor pendidikan agama saja.

“Kami terus mendorong peningkatan kesejahteraan guru madrasah. Yang terpenting adalah komitmen pemerintah bahwa honor ini naik, dan kami akan laksanakan serta dampingi terus prosesnya,” pungkasnya. (Ully/Red)