
CILEGON, SSC – Untuk keenam kali dalam lima tahun terakhir, jurnalis yang tergabung dalam Jurnalis Parlemen Cilegon (JPC) memberikan pengajaran terkait jurnalistik. Lewat Program Jurnalis Mengajar, JPC memberikan pengajaran jurnalistik kepada siswa-siswi SMK Negeri 1 Kota Cilegon, Hari ini, Jumat (4/6/2026).
Kegiatan dengan tema ‘Lawan Hoaks dan Disinformasi Lewat Jurnalistik’ ini mendapat antusias dari siswa. Tidak hanya pemberian materi jurnalistik tulis, foto dan pembuatan conten media sosial, namun dalam kegiatan para siswa juga berinteraksi dengan pemateri. Para siswa selain diberi kesempatan untuk bertanya juga diuji untuk mengulas secara singkat materi yang disampaikan pemateri.
Ketua JPC, Hairul Alwan mengatakan, kegiatan Jurnalis Mengajar digelar setiap satu tahun sekali. Kali ini di SMKN 1 Cilegon adalah kegiatan keenam yang diselenggarakan.
“Ini adalah kegiatan yang sudah berlangsung lima tahun terakhir. Kami memberikan pengajaran jurnalistik kepada para siswa SMA dan mahasiswa. Sejauh ini sudah enam kali,” ungkap Alwan.
Tahun ini, kata Alwan, pemberian materi sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kali ini terdapat penambahan materi yakni pengajaran pembuatan konten media sosial.
“Dalam setiap moment kita mengajarkan jurnalisik foto, video dan tulis. Untuk kali ini berbeda, ada pengajaran pembuatan conten media sosial. Kami mengajarkan pembuatan conten dan dari situ ada peluang kerja yang bisa dimanfaatkan buat adik-adik kita,” ucapnya.
Ia berharap, transfer pengetahuan jurnalistik ini dapat memberi manfaat dan menambah keterampilan non teknis atau soft skill untuk para siswa.
“Harapannya para siswa bisa memanfaatkan sharing khnowledge yang kita berikan kepada mereka. Ini bisa menjadi bekal atau soft skill setelah lulus SMA,” ujarnya.
Kegiatan itu turut dihadiri oleh Kepala Diskominfo Kota Cilegon, Agus Zulkarnain dan juga Kepala SMKN 1 Kota Cilegon, Widodo.
Kepala Diskominfo Cilegon, Agus Zulkarnain mengapresiasi yang dilakukan JPC dalam membagi pengetahuan dan pengalaman dunia jurnalistik kepada siswa.
Di era serba digital saat ini, kata Agus, informasi begitu cepat diakses. Namun tidak semua yang beredar belum tentu dapat dipertanggungjawabkan. Dengan tema yang diangkat JPC kali ini dengan melawan hoaks, dapat memberikan wawasan kepada siswa menyaring informasi berita yang benar.
“Melalui kegiatan jurnalis mengajar, siswa mendapat pemahaman mengenai jurnalistik. Etik bermedia, petingnya literasi digital serta bagaimana membangun pola pikir yang kritis dan obyektif dalam menerima informasi,” ucapnya.
Agus juga berharap, kegiatan dapat menginspirasi siswa berani menyampaikan gagasan, meningkatkan komunikasi, semangat belajar dan berkarya.
“Siapa tahu di SMKN 1 melahirkan jurnalis profesional, mampu memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, daerah dan Kota Cilegon,” terangnya.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Kota Cilegon Widodo juga menyampaikan apresiasi kepada JPC. Dengan kegiatan Jurnalis Mengajar diharapkan dapat menjadi bekal tambahan pengetahuan kepada siswa.
“Tentu kami dari sekolah menyambut baik, karena jalinan kerja sama kita buka luas. Jadi Jurnalis Mengajar ini melengkapi siswa, ketika mereka lulus punya talenta lain,” harapnya. (Ronald/Red)




