20.1 C
New York
Jumat, November 6, 2026
Beranda Peristiwa Pemkot Cilegon Naik Peringkat, Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026 di Posisi Keempat

Pemkot Cilegon Naik Peringkat, Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026 di Posisi Keempat

0
38

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon berhasil meraih peringkat ke-4 dari delapan kabupaten/kota se-Provinsi Banten terkiat keterbukaan informasi publik. Hal ini terungkap dalam agenda Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Provinsi Banten di Gedung Pendopo Provinsi Banten, Kamis (5/11/2026).

Pada posisi itu, Pemkot Cilegon meraih nilai 98,55 dan masuk dalam kategori Informatif. Capaian tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik tahun 2025, Kota Cilegon berada di peringkat ke-8 dengan nilai 95,12. Saat ini melalui berbagai upaya pembenahan dan peningkatan kualitas pelayanan informasi, Kota Cilegon berhasil memperbaiki posisinya hingga naik empat peringkat.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo.

Wakil Wali Kota Fajar mengapresiasi dan berterima kasih kepada Komisi Informasi Provinsi Banten atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas peningkatan peringkat Kota Cilegon dibandingkan tahun sebelumnya.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Komisi Informasi Provinsi Banten. Tahun lalu kita berada di posisi paling bawah, peringkat kedelapan dari delapan kabupaten/kota. Alhamdulillah, tahun ini kenaikannya cukup signifikan. Bahkan kita berhasil melampaui Kota Tangerang Selatan,” ungkapnya.

Fajar menjelaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dan tim yang selama ini berupaya meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon.

Ia menegaskan, keberhasilan tersebut bukan semata-mata hasil kerja satu atau dua perangkat daerah, melainkan buah dari kolaborasi dan keseriusan seluruh pihak dalam mendukung keterbukaan informasi kepada masyarakat.

“Ini merupakan hasil kerja keras tim yang luar biasa. Bukan hanya kepala dinas atau kepala bidang, tetapi juga seluruh teman-teman yang terlibat, termasuk teman-teman yang bertugas di lapangan. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh OPD yang sudah kooperatif dan memiliki perhatian yang sama terhadap keterbukaan informasi publik serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fajar mengingatkan bahwa keterbukaan informasi publik tidak hanya sebatas pemenuhan administrasi melalui website maupun media sosial pemerintah. Lebih dari itu, diperlukan komitmen dan kesungguhan seluruh badan publik dalam memberikan informasi yang benar, transparan, dan mudah diakses masyarakat.

“Seperti yang disampaikan tadi, keterbukaan informasi itu bukan hanya soal website atau media sosial. Tetapi juga bagaimana keseriusan dan ketulusan kita dalam menerapkan keterbukaan informasi publik yang baik. Jadi, bukan sekadar memenuhi penilaian, tetapi memang menjadi bagian dari komitmen kita dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Fajar berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik. Ia juga menargetkan agar pada penilaian berikutnya Kota Cilegon dapat meraih posisi yang lebih baik.

“Harapan saya ke depan kita bisa terus meningkatkan capaian ini dan mampu melampaui Kota Tangerang yang saat ini berada di peringkat pertama,” harapnya. (Ronald/Red)