PANDEGLANG, SSC – Pasca peristiwa tsunami di Kabupaten Pandeglang, Sabtu (22/12/2018) lalu, kunjungan wisatawan di objek wisata di Pandeglang turut terkena dampak yang besar. Salah satunya kunjungan wisatawan di pemandian Cikoromoy, Desa Kadubungbang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang mengalami penurunan.
Salah satu petugas, Udeng mengaku, pengunjung yang datang ke Pemandian Cikoromoy tidak seramai seperti hari biasanya. Padahal, saat tahun baru pengunjung yang datang biasanya begitu membludak. Kondisi ini, kata dia, karena dipengaruhi oleh kejadian tsunami.
“Sepi banget mba. Biasanya pengunjung yang datang ke sini bisa mencapai 1.000 pengunjung. Pasca tsunami saat ini hanya mencapai 400 orang,” kata Udeng kepada Selatsunda.com,” Minggu (6/1/2019).
Diungkapkan Udeng, sepinya pengunjung yang datang lantaran, pengunjung masih trauma untuk datang ke Pandeglang. Apalagi, beberapa waktu lalu di Pandeglang juga terjadi musibah banjir.
“Mungkin karena pengunjug masih takut untuk datang ke sini (Pandeglang,red) makannya masih belum berani ke Pandeglang. Apalagi, selain kejadian tsunami, Pandeglang juga diterjang banjir bandang,” ungkapnya.
Kondisi itu, sambung Udeng, tentunya berdampak terhadap omset yang dihasilkan. Pasca tsunami, omset dari pengunjung sekitar Rp 200.000 per hari sementara pada hari bisanya sebesar Rp 400.000 per hari.
“Biasanya kita bisa kantongi Rp 400.000 per hari. Tapi, dengan kejadian ini hanya bisa mengantongi Rp200.000,” ujarnya.
Ia berharap, agar pemerintah bisa mencari solusi dengan kejadian ini sehingga masyarakat tidak khawatir untuk datang pe Pandeglang. (Ully/Red)

