CILEGON, SSC – Wali Kota Cilegon Robinsar melantik dua pejabat eselon II, Hari ini, Rabu (1/7//2026). Dalam kegiatan tersebut, orang nomor satu di Kota Cilegon itu juga merotasi sejumlah pejabat sebagai pelaksana tugas (plt) untuk mengisi kepala OPD.
Diketahui dalam kegiatan pengambilan sumpah jabatan tersebut, dua pejabat yang dilantik yakni Heri Mardiana dan Agus Zulkarnain. Heri Mardiana yang sebelumnya Sekretaris DPRD Kota Cilegon saat ini menjabat Kepala Inspektorat Kota Cilegon. Sementara kursi Sekretaris DPRD Cilegon diisi oleh Agus Zulkarnain yang sebelumnya menjabat Kepala Diskominfo Cilegon.
Jabatan yang ditinggalkan Agus diisi oleh Noviyogi sebagai Plt. Di mana Noviyogi sebelumnya menjabat Plt Kepala DPMPTSP. Posisi lain yang bergeser yakni jabatan Plt Kepala DPMPTSP diisi oleh Tunggul Simanjuntak yang sebelumnya menjabat Plt Kepala BPKPAD. Sementara posisi Kepala BPKPAD masih diisi oleh Plt yakni Asda III, Syafrudin.
Wartawan Selatsunda.com sempat menanyakan kepada Wali Kota Cilegon Robinsar terkait masih banyaknya pejabat kepala OPD yang diisi oleh Plt dan apakah akan berdampak pada proses penyusunan anggaran. Robinsar menjawab, bahwa hal itu tidak terlalu banyak berdampak pada proses penyusunan anggaran. Karena intinya, semua sedang berproses.
Hanya memang agar kepala OPD definitif, rotasi dan mutasi akan dijalankan dengan sistem manajemen talenta dan saat ini tahapannya tengah berproses.
“Jadi kalau bicara kondisi hari ini, dengan plt pun tidak terlalu banyak berdampak. Karena intinya semua proses kita optimalkan. Hanya memang supaya lebih definitif, memang tahapan sedang berproses,” ujar Robinsar kepada media usai pelantikan.
Usai dua pejabat eselon II tersebut dilantik seiring dengan akan diterapkan sistem manajemen talenta, kata Robinsar, pihaknya akan menetapkan sekretaris daerah (Sekda) definitif. Untuk mempercepat itu, Pemkot berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
Setelah penetapan sekda definitif, baru kemudian kepala OPD definitif akan diisi.
“Jadi ini selesai, tinggal nanti sekda. Sekda sedang kita berproses, kita koordinasi dengan Provinsi dan BKN, agar tahapan berjalan. Baru mengisi eselon II yang kosong dan juga berputar di eselon III,” ucapnya.
Ia kembali menegaskan, rotasi mutasi pejabat selanjutnya akan dilakukan dengan sistem manajemen talenta.
“Nanti manajemen talenta,” pungkasnya. (Ronald/Red)

