CILEGON, SSC – Kepala Bidang Sarana dan Arsitektur Kota pada Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kota Cilegon Edhie Hendarto menyatakan, total luasan lahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Cilegon baru mencapai 10 persen. Padahal, kalau dilihat secara ideal sebuah kota, luasan RTH harus mencapai 20 persen.
“Kalau dilihat secara idealnya sih, Kota Cilegon belum ideal untuk memiliki RTH. Hingga saat ini aja, dari target 20 persen baru tercapai 10 persen aja RTH itu,” kata Edhie di konfirmasi,” Rabu (23/1/2019).
Untuk mencapai target yang diharapkan, kata Edhie, Pemkot Cilegon melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) akan kembali menambah pembangunan RTH tersebut. Saat ini, dua RTH di Kecamatan Jombang dan Cilegon telah tersedia. Sementara RTH di Kecamatan Purwakarta dan Cibeber tengah dalam proses di tahun ini.
“Kita (Disperkim,red) berupaya keras agar target luas RTH bisa mencapai 20 persen. Untuk mencapai 20 persen ini, di 2019 ini, kami berencana akan membangun RTH yang berada di Kecamatan Purwakarta dan Cibeber. Sedangkan, untuk RTH yang sudah ada baru di Kecamatan Cilegon sama Jombang. Masih enam kecamatan lagi yang belum memiliki RTH di tingkat kecamatan,” tambah Edhie.
Soal rencana tahun 2020 dan 2021, lanjutnya, pembangunan RTH akan di lakukan di dua kecamatan yakni di Kecamatan Pulomerak dan Ciwandan. Sementara RTH lainnya di wilayah Kecamatan Grogol dan Citangkil, pembangunannya masih belum direncanakan.
“Rencana RTH baru bisa dibangun Purwakarta dan Cibeber, tahun depannya bisa bangun di Pulomerak dan Ciwandan karena lahannya sebenarnya sudah ada. Kalau untuk Grogol dan Citangkil kalau mau bangun RTH harus melalui pembebasan lahan dulu,” urainya.
Terpisah, Camat Purwakarta Balukia Iqbal berharap pembangunan RTH bisa segera tuntas tahun ini. Sebab, masyarakat Kecamatan Purwakarta memang butuh RTH.
“Selain menjadi tempat untuk olahraga bisa menjadi pusat ekonomi,” ujarnya. (Ully/Red)

