CILEGON, SSC – Jalan rusak yang ada di Lingkungan Gedung Belus, Kelurahan Ciwedus tak kunjung diperbaiki pemerintah. Kondisi ini membuat warga setempat kesal dan mengancam akan menanam pohon pisang di jalan tersebut.
Salah seorang warga yang tinggal di RT 02 RW 01, Safrudin mengatakan, kondisi jalan rusak ini sudah berlangsung lama. Akibat jalan rusak ini, kata dia, banyak warga yang mengalami kecelakaan khususnya pengendara roda dua.
“Ini kondisinya sudah urgent. Perlu ada tindak lanjut dari pemerintah. Apa perlu banyak korban jiwa akibat jalan rusak ini. Masalah jalan aja enggak jelas harus gimana lagi masyarakat menerimanya,” kata Safrudin saat menyampaikan aspirasinya pada kegiatan Musrembangkel di Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Kamis (31/1/2019).
Ia menilai, pemerintah terkesan menutup mata dengan kondisi jalan rusak ini. Dirinya pun menganggap pemerintah justru menginginkan banyak korban jiwa akibat kecelakaan dari jalan rusak ini. Ia meminta pemerintah serius menyerap aspirasi yang disampaikan ini.
“Apa perlu banyak korban jiwa baru diperbaiki jalan rusak ini. Saya gak pernah tau alasan apa pemerintah ini belum memperbaiki jalan rusak ini. Kami sudah capek merasakan jalan rusak ini. Jika pemerintah tak kunjung perbaiki jalan ini, kami (warga,red) mengancam bakal menanam pohon pisang di sini,” kesalnya.
Perbaikan jalan rusak ini, kata Safrudin, sangat mendesak. Oleh karena itu, pemerintah dapat merealisasikannya pada Febuari ini.
“Kita berikan estimasi kepada pemerintah, Febuari jalan rusak ini harus selesai di kerjakan,” paparnya.
Sementara itu, Sekretaris Lurah Ciwedus Suherman mengaku, perbaikan jalan ini sebenarnya telah diajukan di tahun 2019. Akan tetapi pengajuan itu justru dicoret oleh pemerintah. Pengajuan itu akan kembali diusulkan pada 2020 mendatang.
“Sebenarnya udah pernah diajukan di 2019. Enggak tau kenapa dicoret. Tapi, di 2020 kita kembali ajukan kembali agar perbaikan jalan ini dapat teralisasi. Adapun teknisnya, kami serahkan ke dinas terkait untuk mengerjakan perbaikan jalan tersebut,” pungkasnya. (Ully/Red)


Jalanan di kelurahan ciwedus sampai sekarang (31 Januari 2021) belum dibetonisasi dan kondisinya rusak parah, padahal jalanan di kelurahan lain di kota cilegon sdh dibetonisasi. Mohon diberitakan kembali karena terindikasi adanya kejanggalan penggunaan anggaran desa/kelurahan.
Semoga ada yang bertanggungjawab dan ada pemeriksaan terhadap kondisi ini.
Terima kasih