20.1 C
New York
Senin, April 27, 2026
Beranda Pemerintahan Anggota DPRD Cilegon Minta Pemkot Jadikan HUT Ke-27 Momen Refleksi: Prioritaskan Pengentasan...

Anggota DPRD Cilegon Minta Pemkot Jadikan HUT Ke-27 Momen Refleksi: Prioritaskan Pengentasan Kemiskinan dan Pengangguran

0
103
Anggota DPRD Kota Cilegon, Qoidatul Sitta. (Foto Dok Selat sunda.com)

CILEGON, SSC – Anggota DPRD Kota Cilegon dari Fraksi PKS, Qoidatul Sitta meminta kepada Pemerintah Kota Cilegon untuk menjadikan HUT Ke-128 sebagai momentum untuk refleksi.

Sitta mengatakan, momentum HUT Kota Cilegon Tahun 2026 ini tentu menjadi refleksi bersama seluruh elemen sama. Di usia yang telah makin matang, Cilegon telah menunjukan berbagai capaian hususnya sebagai kota industri. Apalagi pada Tahun 2026 ini, Cilegon menghadapi situasi yang tidak mudah. Situasi itu terkait dengan kbijakan efisiensi anggaran serta pemotongan transfer keuangan dari Pemerintah Pusat. Imbas kebijakan itu, kata Sitta, tentu berdampak langsung terhadap kapasitas fiskal daerah.

Menurut Sitta, kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus ujian bagi Pemkot Cilegon untuk lebih cermat dalam pengelolaan anggaran. Yakni dengan memastikan, belanja daerah benar-benar difokuskan pada program prioritas dan kebutuhan msyarakat.

Oleh karenanya masih terdapat beberapa pekerjaan rumah (PR) dan persoalan yang perlu menjadi perhatian serius untuk ke depannya.

Sitta menyinggung persoalan yang perlu menjadi perhatian serius mengenai permasalahan kemiskinan dan pengangguran.

“Pertama, pengentasan kemiskinan dan pengangguran. Di tengah potensi industri yang besar, masih terdapat masyarakat yang belum merasakan dampak ekonomi secara optimal. Hal ini perlu diiringi dengan peningkatan kualitas SDM lokal agar lebih terserap di sektor industri,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Kemudian selanjutnya terkait pemerataan pembangunan dan infrastruktur. Menurutnya, saat ini masih terdapat wilayah yang membutuhkan peningkatan akses jalan, sanitasi, dan fasilitas dasar lainnya agar pembangunan lbh merata.

Ia juga menyoroti terkait perlunya penguatan sektor UMKM dan ekonomi kerakyatan. Menurutnya, ketahanan ekonomi daerah tidak bisa hanya bergantung pada industri besar.

“Tetapi jg harus didukung oleh UMKM yang kuat dan mandiri,” terangnya.

Pengelolaan lingkungan hidup juga tidak luput menjadi perhatian pihaknya agar Pemkot turut menseriusinya. Sebagai kota industri, tantangan terhadap pencemaran dan keberlanjutan lingkungan harus menjadi prioritas, agar pembangunan tetap berwawasan lingkungan.

“Kelima, peningkatan kualitas layanan publik, termasuk di bidang pendidikan, ksehatan, dan pelayanan administrasi yg lebih cepat, transparan, dan responsif,” sambungnya.

Sebagai wakil rakyat, kata Sitta, DPRD tentu akan terus mendorong Pemkot agar berbagai persoalan ini dapat ditangani srcara serius dan berkelanjutan. Hal itu demi terwujudnya Cilegon yang maju, sejahtera dan berkeadilan. (Ronald/Red)