20.1 C
New York
Rabu, April 29, 2026
BerandaPeristiwaAntisipasi Macet Pelabuhan Merak Saat Nataru, Polres Cilegon Siapkan Rekayasa Lalin

Antisipasi Macet Pelabuhan Merak Saat Nataru, Polres Cilegon Siapkan Rekayasa Lalin

-

CIELGON, SSC – Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang menyeberang di Pelabuhan Merak saat Libur Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Cilegon menyiapkan rekayasa lalu lintas.

Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono mengatakan, biasanya kendaraan penumpang Pelabuhan Merak terjadi kemacetan jika antrean telah keluar pelabuhan. Antrean keluar pelabuhan biasa terjadi di Pintu Dermaga Eksekutif. Karena daya tampung kendaraan di area kantong parkir tidak sebanding dengan kendaraan bila terjadi lonjakan.

“Di Dermaga Eksekutif Merak kan, kendaraan banyak, kantong parkirnya kecil. Karena banyak penumpang yang menyeberang eksekutif karena 1 jam,” ujarnya, Selasa (21/12/2021).

Jika situasi tersebut terjadi maka rekayasa lalu lintas akan dilakukan. Dalam mengantisipasi itu, Polres Cilegon akan menutup sementara Pintu Masuk Dermaga Eksekutif dan mengarahkan kendaraan penumpang ke Pintu Masuk Dermaga Reguler.

“Jadi ketika ada kemacetan, kami akan tutup Pintu Dermaga Eksekutif. Semua diarahkan melalui Pintu Dermaga Reguler. Karena disana (Dermaga Reguler) kan kantong parkirnya banyak sehingga (kendaraan penumpang) bisa naik,” tuturnya.

Ketika dialihkan, penumpang yang telah membeli tiket eksekutif tidak perlu resah karena tetap akan diarahkan ke Dermaga Eksekutif. Pihaknya dan otoritas di Pelabuhan Merak tetap mengatur kendaraan penumpang saat di dalam pelabuhan.

“Kami sudah membantu rekayasa jalurnya, jadi ketika masuk ke Kajima, nanti ke kiri mengikuti jalur mau keluar sebelum itu belok kanan (arah Dermaga 1) dan diarahkan ke Dermaga Eksekutif,” paparnya.

Diakui Kapolres, dampak kemacetan itu tidak hanya mempengaruhi arus kendaraan penyeberangan tetapi juga aktivitas masyarakat sekitar. Kata dia, jika terjadi macet maka arus kendaraan masyarakat akan direkayasa dengan sistem kontra flow.

“Kedua kalau macet sekali, kita kontra flow. Fly over itu, misalnya kendaraan masyarakat dari arah Cilegon Suralaya, tutup yang sana, Cilegon naik keatas (flyover). Begitu juga kalau dari sana sudah sepi, kita buka lagi, kita normal lagi,” bebernya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2