CILEGON, SSC – PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) memastikan karyawan PT Mata Pensil Globalindo (MPG) masih tetap bekerja di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni.

Hal ini ditegaskan Direktur Operasional dan Teknik PT ASDP, La Mane di Pelabuhan Merak, belum lama ini ketika menanggapi adanya isu pekerja yang diduga statusnya tidak dijaminkan paska pengalihan sistem tiket elektronik (e-Ticketing) dari MPG ke ASDP.

“Kalau selama ini berlabuh ke MPG, secara administrasi, selanjutnya. Sebenarnya ini, perusahaan ini tetap dengan pihak ketiga tetapi selanjutnya dengan ASDP,” ungkapnya.

Sebelumnya, dijelaskan Lamane, pekerja MPG dibawah perusahaan alih daya PT Provis. Namun saat ini, sistem pengupahan para pekerja MPG sekitar 110 orang yang ada di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakuheni akan ditangani langsung oleh ASDP.

“Mereka ke Provis, sebenarnya MPG juga mereka di Provis tetapi kan dibawah pengelolaan manajemen MPG. Saat ini akan berada didalam sistem pengelolaannya ASDP,” Tuturnya.

Ia berharap, sistem e-ticketing yang belum lama dialihkan itu tidak serta merta mempengaruhi kinerja pekerja. Apalagi saat ini sudah mendekati mudik Lebaran.

“Pertama bahwa Teman-teman ini semuakan di dalam ketenagakerjaan, kami tetap mempekerjakan mereka. Kami sudah menyampajkan ke mereka, Apabila terjadi melakukan hal-hal yang tidak, harapannya bahwa mereka akan sesuai SOP yang ada, ” tandasnya.

Informasi yang diperoleh selatsunda.com, pekerja yang mengelola e-ticketing di dua pelabuhan baik Merak dan Bakauheni dibawah manajemen MPG berjumlah sebanyak 110 orang. 97 orang diantaranya bekerja di Divisi Operasional, 7 orang support IT dan 6 orang lainnya di Divisi Cash Manajemen. (Ronald/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?