CILEGON, SSC – Bus Trans Cilegon Mandiri (TCM) akan diresmikan pada awal Febuari tahun ini. Bus yang merupakan Sarana Angkutan Umum Massal (SAUM) milik Pemerintah Kota Cilegon ini akan digratiskan selama 1 bulan saat mulai dioperasikan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Cilegon Andi Afandi mengatakan, sejauh ini pihaknya tengah mempersiapkan peresmian Bus TCM.
“Untuk awal peresmian ini, kami akan gratiskan bagi penumpang yang menggunakan jasa Bus Trans Cilegon ini,” kata Andi saat ditemui di Pemkot Cilegon, Senin (28/1/2019).
Mantan Kadis Pertanian Cilegon ini mengatakan, bila pihaknya belum bisa memastikan secara detail kapan tarif diberlakukan normal. Penerapan tarif masih dikaji pihaknya.
“Kami sih belum bisa putuskan berapa tarif yang akan dikenakan untuk bus ini. Soalnya saat ini, kita masih harus rampungkan untuk urusan aturan. Dikhawatirkan akan terbentur dengan aturan itu,” ujarnya.
Diungkapkan Andi, anggaran yang digunakan untuk membeli dua unit Bus Trans Cilegon ini mencapai Rp1,3 miliar dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) 2018. Sementara untuk pembangunan shelter mencapai Rp350 juta.
“Diperkirakan APBD yang digunakan untuk membangun shalter serta membeli dua bus ini hampir Rp2 miliar lah,” katanya.
Soal penambahan bus kedepan, ia masih belum memastikannya. Pengadaan akan disesuaikan dengan melihat kemampuan APBD dan animo masyarakat.
“Keinginan menambah sih ada. Tapi lihat dulu kemampuan anggaran yang ada. Serta seberapa besar aniomo dari masyarakat terhadap angkutan massal ini,” ucapnya.
Perlu diketahui, pada badan Bus Trans Cilegon ini dipasang gambar tugu Landmark Cilegon dengan tulisan Trans Cilegon Mandiri dan Meriki Ning Cilegon (Ke sini di Cilegon). Bus merk Hino dengan balutan bodi dari Karoseri New Armada asal Magelang, Jawa Tengah itu dilengkapi dengan Air Conditioner (AC), dan pintu hidrolik yang bisa memudahkan penumpang untuk naik dan turun. Bangku bus memiliki disain ke samping berhadap-hadapan seperti Kereta Rel Listrik (KRL), dan dilengkapi dengan tempat pegangan tangan untuk penumpang berdiri.
Selain itu, Bus ini diklaim mampu menampung penumpang sebanyak 30 orang. Bus TCM akan melayani penumpang dalam dua kali operasional. Pertama pada pukul 06.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB. Kedua, pada pukul 15.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Untuk trayek kedua bus ini dimulai dari Terminal Seruni ke Kepuh, Ciwandan melalui Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon. (Ully/Red)

